Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
14 Warga Lokapaksa Keracunan Ikan Swat
BERITABALI.COM, BULELENG.
Empat belas warga Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt hingga Sabtu (29/11) masih menjalani perawatan secara intensif, setelah merasakan mual dan pusing serta muntah-muntah akibat keracunan ikan swat.
Keempat belas warga yang merupakan satu keluarga besar di Desa Lokapaksa mengalami gejala keracunan setelah mengkonsumsi ikan jenis Swat yang diolah dengan digoreng dan dibuat sayur kuah
Setelah membeli ikan dan dimasak kami sekelurga makan bersama, namun tiba-tiba setelah makan, muncul rasa mual dan kepala pusing kemudian muntah-muntah serta jantung berdebar,†ungkap Made Arya Swarjana (24) yang masih dirawat dengan instensif.
Peristiwa keracunan ikan yang menimpa 14 warga Desa Lokapaksa tersebut kontan mengegerkan warga setempat, bahkan secara bertahap korban keracunan dilarikan ke Klinik Wijaya Kusuma di Seririt.
Beberapa korban diantaranya yang tidak bisa ditanggani Tim Medis Klinik Wijaya Kusuma terpaksa dilarikan ke RSUD Kabupaten Buleleng.
Laporan keracunan ikan ini sudah kami terima dan polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan asal muasal ikan tersebut, kita masih menunggu keterangan korban karena masih diberikan pertolongan medis,†ungkap Kapolsektif Seririt, AKP. Ketut Naya.
Hingga sabtu sore, keempat belas korban keracunan ikan jenis swat tersebut masih menjalani perawatan secara intensif di RSUD Kabupaten Buleleng dan Klinik Wijaya Kusuma Seririt.
Sedangkan Unit Reskrim Polsektif Seririt masih melakukan penyelidikan terhadap asal ikan yang dibeli tersebut termasuk menyita beberapa sisa potongan gorengan ikan dan sayur serta muntahan korban untuk dibawa ke Laboratorium.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 433 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 362 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 308 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun