Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
2 Ormas Bentrok di Depan Polres, Awalnya Dipicu Soal Utang Piutang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aksi bentrokan yang melibatkan dua organisasi kemasyarakatan (ormas) di depan Polres Metro Bekasi Kota, Rabu dini hari (9/6/2021) terekam oleh kamera warga dan viral di media sosial.
Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, kedua ormas yang bentrok berasal dari Pemuda Batak Bersatu (PBB) dan Gerakan Masyarakat Aqidah (Gempa). Bentrokan dipicu masalah utang piutang yang dialami seorang wanita berinisial I.
"Itu berawal dari utang piutang saudari I kepada koperasi yang mungkin dimiliki perorangan atau dimiliki PBB," kata Alfian dikutip dari Liputan6.com.
Menurutnya, kala itu I meminjam kepada koperasi sebesar Rp 3,5 juta. Namun uang yang diterima I dipotong pihak koperasi sebesar Rp 300 ribu, sehingga ia hanya menerima bersih Rp 3,2 juta.
Selanjutnya I diminta oleh pihak koperasi untuk membayar angsuran pinjaman sebesar Rp 700 ribu, dengan tenor 7 kali angsuran. Sehingga total pinjaman yang harus dikembalikan I sebesar Rp 4,9 juta.
"Dia (I) merasa kesulitan melunasi, dan akhirnya dia minta bantuan dari ormas Gempa," ujar Alfian.
Kedua ormas lalu sepakat bertemu untuk mencari jalan keluar, namun tak membuahkan hasil. Sebaliknya, pembahasan justru berujung bentrok hingga terjadi penganiayaan terhadap tiga orang anggota PBB.
Ormas PBB lantas melaporkan penganiayaan tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota, yang kemudian disusul oleh ormas Gempa yang sebenarnya ingin mediasi.
Situasi pun sempat memanas di Polres Metro Bekasi Kota. Diawali adu mulut dan saling dorong, kedua ormas akhirnya kembali bentrok sehingga petugas terpaksa turun tangan.
"Ternyata di situ sudah terjadi massa besar, terjadilah kecekcokan, salah paham itu yang terjadi," papar Alfian.
Polisi kemudian mengamankan puluhan anggota ormas berikut kayu dan senjata tajam yang digunakan dalam bentrokan.
"Kita sudah amankan 26 yang dari Gempa untuk kita lakukan penyelidikan. Korban ada tiga orang dari PBB," tandas Alfian.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4518 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2334 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun