Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
36.300 KK di Bali Belum Dapat Kartu E-JKBM
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tercatat lebih dari 36.300 kepala keluarga (KK) di Bali hingga kini belum mendapatkan kartu elektronik jaminan kesehatan Bali mandara (e-JKBM). Padahal sebelumnya pemerintah provinsi Bali menargetkan hingga akhir 2012 sebanyak 893.600 KK di Bali telah mendapatkan kartu E-JKBM. Dengan kartu E-JKBM maka masyarakat tidak lagi perlu menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) ketika ingin mendapatkan layanan kesehatan JKBM.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jaminan Kesehatan Masyarakat Bali IGA Putri Mahadewi dalam keteranganya di Renon (8/1/2013) mengatakan masih banyaknya KK yang belum mendapatkan kartu E-JKBM karena masih dalam proses percetakan. Proses percetakan kartu E-JKBM selama ini terhambat karena kekurangan kartu kosong dan kini pengadaannya masih dalam proses tender.
“Kemudian kartu kosong kami belum dapat, karena itu proses tender di akhir tahun dan dia mengejar target yang kemarin luar biasa banyaknya, itu dia sudah mencetak dan harus mendistribusi, itu baru dicetak dua tahap,” papar IGA Putri Mahadewi.
IGA Putri Mahadewi juga mengakui telah menarik 98 kartu E-JKBM karena adanya kesalahan dalam pencetakan. Kesalahan tersebut meliputi kesalahan penulisan alamat, masih adanya anggota keluarga yang belum tercantun ataupun jumlah anggota keluarga yang lebih.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8099 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5665 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan