Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 16 September 2026
7 Kecamatan di Tabanan Masuk Kategori Kumuh
Selasa, 28 Agustus 2018,
18:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPR PKP) Tabanan mengidentifikasi sebanyak tujuh kecamatan masuk dalam kategori kumuh di kabupaten Tabanan diantaranya Kecamatan Baturiti, Kecamatan Pupuan, Kecamatan Tabanan, Kecamatan Kediri, Kecamatan Marga, Kecamatan Selemadeg, dan Kecamatan Kerambitan.
[pilihan-redaksi]
Kepala Bidang Pemukiman Dinas (PUPR PKP) Tabanan, I Gusti Agung Gede Kamasan menjelaskan dari jumlah tersebut luasan kawasan kumuh di Kabupaten Tabanan dari tahun 2014 hingga tahun 2018 mencapai 116, 35 hektar.
Kepala Bidang Pemukiman Dinas (PUPR PKP) Tabanan, I Gusti Agung Gede Kamasan menjelaskan dari jumlah tersebut luasan kawasan kumuh di Kabupaten Tabanan dari tahun 2014 hingga tahun 2018 mencapai 116, 35 hektar.
Jumlah kawasan ini dikatakan tetap hingga tahun 2018 karena pemerintah Tabanan baru bisa menangani tiga kategori dari tujuh kategori dikatakan kawasan kumuh.
Tiga kategori yang baru ditangani adalah, jalan lingkungan, drainase, dan air limbah. Sisanya lagi empat kategori, penyediaan air minum, sanitasi, pengelolaan persampahan, dan proteksi kebakaran belum bisa ditangani secara keseluruhan hanya baru beberapa persen. Karena harus bekerja dengan OPD yang lain.
[pilihan-redaksi2]
"Jadi yang sudah tertangani ini yang dibidang kami sekitar 85,51 persen, tinggal 26,51 persen atau tersisa 30,84 persen," ungkap Kamasan Selasa (28/8) di ruang kerjanya.
"Jadi yang sudah tertangani ini yang dibidang kami sekitar 85,51 persen, tinggal 26,51 persen atau tersisa 30,84 persen," ungkap Kamasan Selasa (28/8) di ruang kerjanya.
Menurutnya wilayah dikatakan kumuh karena terdapat bangunan secara teknis tidak memenuhi syarat, jumlah bangunan tidak teratur dari jarak dan posisi kenyaman penghuni.
Tingkat kepadatan penduduk tinggi, tidak punya pembuangan sampah, tidak punya sarana proteksi kebakaran, kabel listrik dibangunan tersebut tidak beraturan dan sering adanya bakar-bakar sampah di pemukiman.
"Dari tujuh kecamatan kategori kumuh seluruh permasalahan ini rata-rata ada," tandasnya. (bbn/nod/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5497 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2315 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1125 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026