Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
7 ODGJ di Tabanan Terpapar Covid-19
BERITABALI.COM, TABANAN.
Tujuh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ada di pondok Laras Mandiri, di Banjar Wanasara, Desa Bongan positif Covid-19 dan saat ini tengah menjalani isolasi mandiri.
Mereka ini hasil tracing (penelusuran kontak erat) dari seorang ODGJ yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dua orang lansia dan satu staf panti sosial juga ikut menjalani isolasi mandiri.
Kepala TU UPTD Pelayanan Sosial dan Perlindungan Perempuan dan Anak, I Made Sujana saat dikonfirmasi Rabu (11/8) membenarkan jika penyebaran virus Covid19 juga sempat mengancam para penghuni di pondok jompo Tresna Werdha Santhi dan Pondok Laras Mandiri (ODGJ).
Kasus ini berawal saat seorang ODGJ yang awalnya sempat sakit dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan setelah dilakukan screaning hasilnya postif terpapar Covid-19.
Kejadian ini terjadi di akhir bulan Juli. Atas laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan untuk penanganan dan tindak lanjut, hingga akhirnya pada awal bulan Agustus sudah dilakukan tracing dan didapati 10 orang hasilnya reaktif. Mereka pun kemudian diminta untuk melakukan isolasi.
“Kaget juga saat itu, ada 10 orang hasilnya reaktif, satu staf petugas panti, dua orang lansia dan tujuh ODGJ. Kami terus ambil tindakan cepat menyiapkan tempat untuk isolasi bagi mereka. karena untuk mengawasi ODGJ menjalani isolasi perlu petugas khusus, sehingga mereka tidak dibawa ke tempat Isoter yang disediakan kabupaten, astungkara kondisi mereka kini sudah membaik, bahkan besok hari terakhir mereka isolasi,” terangnya, Rabu (11/8).
Selama isolasi mandiri tersebut, kesehatan mereka (ODGJ dan Lansia) terus diawasi ketat oleh petugas panti. Jika ada yang kedapatan kondisinya drop atau muncul gejala sakit agar bisa segera dirujuk ke rumah sakit. Dimana untuk isolasi khusus disediakan ruangan di panti untuk tetap bisa mengawasi perkembangan mereka selama observasi.
“Sejauh ini kondisi mereka sehat, kami selalu jaga asupan vitamin dan obat mereka tiap harinya, termasuk para penghuni panti yang tidak menjalani isolasi juga kita berikan vitamin untuk menjaga imun mereka tetap sehat, karena varian baru Covid sangat cepat penyebarannya, dan kami pun tidak tahu dimana bisa kena, siapa yang bawa, karena penerapan protokol kesehatan disini terus jadi perhatian kami. Edukasi kepada lansia dan ODGJ juga terus kita lakukan,” jelasnya.
Terkait kasus Covid-19 yang terjadi di panti sosial tersebut, lanjut kata Made Sujana pihaknya terus meminta staf dan petugas untuk protokol kesehatan lebih diawasi dan diperketat lagi. Dan yang terpenting bagaimana menjaga kondisi tetap sehat baik petugas panti maupun para penghuni panti.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5271 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3435 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2227 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 943 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan