Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penjelasan BBMKG soal Viral Pusaran Angin di Kintamani

Selasa, 15 September 2026, 09:40 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/medsos/Penjelasan BBMKG soal Viral Pusaran Angin di Kintamani.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Video yang memperlihatkan pusaran angin di kawasan perkebunan Kintamani, Kabupaten Bangli, viral di media sosial. Bentuk pusaran yang terlihat jelas dalam rekaman membuat fenomena tersebut menjadi perhatian masyarakat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BBMKG Wilayah III Denpasar memastikan fenomena yang terekam dalam video tersebut bukan angin puting beliung.

Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah III, Diana Siregar, mengatakan fenomena itu terjadi pada 12 September 2026 berdasarkan informasi yang diterima dari BPBD Bangli.

"Hasil pengamatan Automatic Weather Station atau AWS Kintamani pada hari yang sama mencatat adanya peningkatan kecepatan angin hingga mencapai 27 knot atau sekitar 14 meter per detik. Peningkatan tersebut terjadi sekitar pukul 06.20 WITA," jelasnya, Senin (14/09/2026).

Menurut Diana, pusaran yang tampak dalam rekaman muncul seiring dengan peningkatan kecepatan angin. Karakteristik tersebut berbeda dengan fenomena angin puting beliung. Angin puting beliung merupakan angin yang berputar dengan kecepatan tinggi dan umumnya berkaitan dengan pertumbuhan awan Cumulonimbus atau awan Cb.

Fenomena tersebut dapat terbentuk akibat konveksi kuat yang mendorong pertumbuhan awan Cumulonimbus hingga menjulang tinggi. Kondisi atmosfer tertentu, termasuk perubahan arah dan kecepatan angin pada ketinggian atau wind shear, juga dapat mendukung terbentuknya puting beliung.

"Dalam kondisi tertentu, proses tersebut dapat membentuk pusaran udara yang semakin kuat hingga mencapai permukaan dan berpotensi menimbulkan kerusakan," ujarnya.

Karena itu, masyarakat Bangli tetap diminta meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi peningkatan kecepatan angin. Imbauan tersebut terutama berlaku bagi warga yang sedang melakukan aktivitas di luar ruangan.

BBMKG meminta masyarakat yang menemukan kondisi yang mengarah pada angin kencang maupun puting beliung segera mencari tempat aman dan menjauhi area yang terdampak. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak berteduh di bawah pohon, baliho, ataupun bangunan yang berisiko roboh akibat terpaan angin.

"BBMKG meminta masyarakat terus memantau perkembangan kondisi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca secara tiba-tiba," harapnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami