Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
86 Sekolah Rusak di Karangasem Diusulkan ke Wamendikdasmen Direvitalisasi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq ke Kabupaten Karangasem menjadi momentum penting bagi upaya percepatan perbaikan infrastruktur pendidikan di kabupaten ujung timur Pulau Bali tersebut.
Dalam agenda yang digelar di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Rabu (1/4/2026), Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata atau yang akrab disapa Gus Par langsung menyampaikan usulan prioritas terkait revitalisasi sekolah rusak.
Gus Par menegaskan, kondisi sejumlah sekolah di Karangasem masih memprihatinkan, terutama yang mengalami kerusakan berat. Ia menyebut, kerusakan ruang kelas hingga atap bocor membuat proses belajar mengajar tidak berjalan optimal, bahkan berpotensi membahayakan keselamatan siswa.
“Banyak siswa terpaksa dipindahkan saat belajar karena ruang kelas tidak layak digunakan. Ada juga yang atapnya bocor dan struktur bangunannya sudah mengkhawatirkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Par mengajukan sebanyak 86 unit sekolah rusak agar mendapat bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. Ia berharap, dengan kehadiran Wamendikdasmen, usulan tersebut bisa menjadi perhatian serius dan mendapatkan tambahan kuota bantuan.
Sementara itu, Fajar Riza Ul Haq menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus meningkatkan komitmen dalam perbaikan sarana pendidikan. Pada 2026, jumlah sekolah yang akan direvitalisasi secara nasional meningkat signifikan menjadi 71 ribu unit, dengan prioritas pada sekolah rusak berat, terdampak bencana, serta berada di wilayah 3T.
Terkait usulan dari Karangasem, pihaknya memastikan akan melakukan kajian lebih lanjut. Dengan adanya penambahan kuota secara nasional, peluang daerah seperti Karangasem untuk mendapatkan bantuan disebut semakin terbuka.
“Kami akan kaji usulan yang masuk, terutama yang benar-benar prioritas. Dengan penambahan kuota ini, peluang Karangasem untuk mendapatkan bantuan tentu lebih besar,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Karangasem
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1974 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun