Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Alasan Luhut Nyoblos di TPS Cemagi Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memiliki alasan saat melakukan pencoblosan di Cemagi, Badung, Bali, Rabu (14/2/2024). Saat ditemani sang istri, Devi Simatupang, Luhut mencoblos di Pulau Dewata karena adanya kepentingan di sana.
Luhut mengenakan baju merah putih, sementara sang istri mengenakan baju putih dengan corak biru. Luhut membagikan pengalamannya memilih di Bali lewat Instagram miliknya @luhut.pandjaitan.
"Saya meyakini seluruh masyarakat Indonesia pun sama antusiasnya dengan saya dan istri, yang pagi ini datang ke salah satu TPS di Kecamatan Mengwi, Bali, untuk menggunakan hak pilih kami dalam Pemilu Serentak 2024," kata Luhut.
"Sedikit cerita, biasanya setiap Pemilu tiba, kami berdua menyalurkan hak pilih di TPS sekitar kediaman kami di Jakarta. Namun, karena ada kepentingan yang mengharuskan saya berada di Bali, kali ini kami pun harus mencoblos di Pulau Dewata," paparnya.
Luhut pun tampak tertawa lepas setelah melakukan pencoblosan. Dia pun berterima kasih kepada seluruh petugas KPPS yang bertugas.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas kerja keras nya dalam mengawal dan membantu jalannya proses berdemokrasi warga negara Indonesia," ungkapnya.
Luhut juga berpesan kepada seluruh rakyat Indonesia yang sedang menggunakan hak pilihnya.
"Saya berharap agar perbedaan pilihan di antara kita, hanyalah di bilik suara saja. Setelah itu kita lanjut kembali menjadi satu saudara mewujudkan cita-cita luhur bangsa, menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya. (sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 458 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan