Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Anak Punk di Tabanan Bagikan Sembako untuk Solidaritas
BERITABALI.COM, TABANAN.
Adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat membuat sejumlah pihak tergerak untuk membantu sesama.
Seperti yang dilakukan sejumlah pemuda yang tergabung dalam komunitas Buahan Punk yang menggelar aksi bagi bagi sembako, Jumat (23/7).
Koordinator acara, Putu Arya Wiguna menjelaskan aksi yang dilakukan ini sebagai bentuk kesetiakawanan sosial, mengingat di masa PPKM Darurat masih banyak warga yang tentunya sangat terdampak luar biasa, apalagi mereka yang selama ini hidup hanya mengandalkan bekerja hari ini untuk makan hari ini.
Kegiatan ini dimulai Pukul 11.00 WITA menyasar para tukang suun, pedagang asongan dan sopir angkutan di pasar Dauh Pala dan Pasar Tabanan. "Ada 50 paket sembako yang kami bagikan di pasar dauh pala, termasuk juga 100 bungkus nasi jinggo di pasar Tabanan serta 30 paket sayuran dan masker," terangnya.
Untuk paket sembako, nasi jinggo maupun sayur merupakan sumbangan dari sejumlah donatur, salah satunya dari semeton Puri Tabanan.
"Buahan Punk ingin ikut berbagi di Masa Pandemi dan PPKM Darurat Bali, walaupun kami tidak bisa menyumbang Dana ataupun Barang tapi kami ingin menyumbang Tenaga," terangnya.
Kegiatan ini diterangkannya berawal dari postingan di media sosial tentang kegiatan meja kebaikan dan kejujuran yang telah ada sebelumnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5280 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3435 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2231 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 951 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan