Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Anggaran Pasca-Bencana Tabanan Habis, Masyarakat Gigit Jari
BERITABALI.COM, TABANAN.
Anggaran pascabencana Pemkab Tabanan pada tahun ini sudah habis untuk menutupi perbaikan infrastruktur 2020.
Akibatnya masyarakat yang mengalami bencana dan memerlukan perbaikan infrastruktur harus gigit jari. Setiap tahunnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendapatkan anggaran Rp1,9 miliar dari APBD Tabanan.
Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri mengatakan, dari Rp1,9 miliar yang dianggarkan lewat induk 2021 telah habis digunakan untuk penanganan bencana 2020.
“Tahun kemarin banyak terjadi bencana yang perlu penanganan besar, seperti banjir bandang di Kecamatan Baturiti.” ujarnya, Selasa (24/8).
Menurutnya, jika kemungkinan terjadi bencana di tahun ini sampai menimbulkan kerugian masyarakat, tentunya untuk penanganan akan menggunakan anggaran perubahan yang direncanakan cair bulan September. Hanya saja, dengan kondisi keuangan daerah saat ini, pihaknya belum dapat memastikan nominal yang akan didapatkan.
Dimana dari data yang ada di BPBD saat ini, lanjut kata Nyoman Giri, jika ada penambahan anggaran di perubahan nantinya rencananya akan dialokasikan untuk penanganan bencana di delapan titik akibat bencana alam tahun 2021.
Ia pun berharap pada perubahan APBD akan mendapat anggaran maksimal. Karena selain 8 titik yang rencananya bakal diberikan bantuan rehab, masih ada sejumlah proposal antre menunggu bantuan.
Salah satunya rehab rumah warga di Desa Denbantas Kecamatan Tabanan akibat bencana kebakaran, serta bencana longsor pelinggih di Desa Pandak Gede kecamatan Kediri.
“Nilai rehab yang akan diberikan sesuai dengan tingkat kerusakan dan dilakukan pengecekan ke lapangan agar valid,” katanya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli