Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Aniaya Murid, 2 Oknum Guru Dipolisikan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dua oknum Guru di Madrasah Ibtidaiyah Taufiq Singaraja, dilaporkan ke Mapolres Buleleng, lantaran melakukan penganiayaan terhadap seorang anak didiknya di sekolah.
Aksi penganiayaan yang dilakukan dua oknum guru di MI Taufiq Singaraja, yang disapa Bu Kodijah dan Bu Iis terhadap anak didiknya, Wahyuni Rashmadani (8) dilakukan dengan cara memukul kepala korban saat dipanggil.
Selanjutnya saat istirahat pelajaran, korban Wahyuni Rashmadani juga dipukul menggunakan sapu bulu. Rabu (19/11) pagi kasus pemukulan ini dilaporkan ke polisi.
Akibat pemukulan secara terpisah yang dilakukan kedua oknum guru, korban merasakan sakit, sehingga kasus tersebut dilaporkan ke polisi, kita tetap proses kasus ini terhadap dua oknum guru tersebut, sebab tidak sepantasnya anak seumur itu dipukul hingga merasakan sakit,†ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Pahumas Made Sudirsa mengatakan tidak mengetahui motif aksi penganiayaan yang dilakukan kedua oknum guru di MI Taufiq Singaraja tersebut.
Latar belakang pemukulan itu belum kita ketahui secara pasti, sebab proses secara hukum masih dilakukan dengan memeriksa korban dan saksi,†ujarnya.
Sementara dari laporan orang tua korban yang beralamat di Perumahan Satelit Asri Singaraja menyebutkan, korban Wahyuni Rashmadani yang duduk dikelas IV MI Taufiq Singaraja dipanggil usai mengikuti upacara bendera seni lalu oleh saksi Amir yang guru di MI Taufiq.
Namun tiba-tiba datang Kodijah yang langsung memukul bagian kepala dengan menggunakan tangan. Saat istirahat pelajaran, korban dipanggil oleh Guru lainnya yang bernama Iis.
Aksi penganiayaan pun kembali menimpa korban dimana korban dipukul di depan kelas dengan mengunakan gagang sapu bulu.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli