Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
APV Nyemplung Jurang, 3 Bocah Selamat
Marga
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah mobil Suzuki APV silver terjun bebas ke jurang yang berada di jalur Blayu-Mengwi, tepatnya di Desa Peken Blayu, Kecamatan Marga, Kamis (17/7).
Mobil APV DK 707 ES ini milik seorang pengusaha yakni Purnayasa asal Baturiti. Mobil ini terjun bebas ke jurang yang berada di jalur Belayu-Mengwi tepatnya di Desa Peken Blayu, Kecamatan Marga, Kamis (17/7).
Beruntung tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut. Tiga bocah yang ada di dalam mobil tersebut selamat dari maut.
Menurut penuturan warga sekitar, mobil APV warna silver DK 707 FS itu meluncur dari arah Belayu menuju Mengwi (barat ke timur).
Sesampai di Desa Peken Belayu, mobil itu berhenti. Supir beserta pemilik mobil turun untuk membeli patung bedogol (patung). Sementara ketiga putranya ditinggal di dalam mobil.
Saat asyik tawar menawar harga patung, mobil itu berjalan sendiri karena jalanan sedikit menurun. Sekitar 50 meter dari tempat beli patung, mobil mengarah ke kanan jalan dan terjun bebas ke jurang berkedalaman 7 meter.
Salah seorang dari tiga anak kecil itu bisa menyelamatkan diri dengan melompat dari mobil. Sementara dua bocah yang masih berumur 2 tahun masih di dalam mobil. Dua bocah ini hanya mengalami keseleo tanpa luka yang berarti.
Kondisi mobil APV Silver tersebut penyok di bagian depannya, belakang, serta sisi kiri dan kanan. Hingga sore ini mobil tersebut masih berada di jurang yang juga merupakan areal sawah berisi padi umur satu bulan. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman