Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Arus Balik Ramai, Angkutan Lokal Gigit Jari
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ternyata rejeki dengan ramainya arus balik seusai Lebaran tidak terbagi kepada para sopir angkutan lokal. Pasalnya, saat pemudik balik dari daerah asalnya, mereka lebih memilih menumpang bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) ketimbang angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
Sepinya penumpang membuat sejumlah angkutan AKDP mengantri di Terminal Gilimanuk maupun Terminal Negara. “Kalau naik bus langsung ke Denpasar kan lebih ngirit, karena tidak usah beli tiket kapal. Selain itu, kita juga tidak usah menunggu lagi di terminal Gilimanuk dan Negara sehingga kami sekeluarga memilih naik bus langsung saja (AKAP),“ ujar Jamhur warga Jember yang hendak balik Denpasar, Jumat (24/9).
Penderitaan para sopir AKDP semakin bertambah lantaran para pemudik tahun ini kebanyakan memilih menggunakan sepeda motor untuk berlebaran di kampung halamannya.
Sepinya penumpang angkutan AKDP juga diakui oleh Kepala Terminal Gilimanuk, I Wayan Sujana. Menurut Sujana, meski arus balik terlihat padat namun jumlah penumpang angkutan lokal di Terminal Gilimanuk tetap sepi.
“Bahkan ada angkutan yang tanpa muatan sama sekali setelah ngantre lama. Kemungkinan memang belum semuanya pemudik balik atau hal lain. Atau bisa saja hari Sabtu besok baru ada lonjakan. Setiap tahun penumpang di terminal Gilimanuk memang terjadi penuruan,“ tandasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5985 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan