Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Asah Duren Musnahkan 171 Unggas
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tim penanggulangan flu burung kembali melakukan pemusnahan unggas di Jembrana, Kamis (6/9). Untuk kali ini, 171 unggas dimusnahkan di Dusun Temukus, Desa Asah Duren, Pekutatan.
Hal tersebut didasari adanya kematian secara mendadak tiga unggas milik salah seorang warga setempat, Wayan Subadra.Perbekel Asah Duren, Ketut Murdana, mengatakan pihaknya akan terus pro aktif dalam menindaklanjuti laporan warga jika terjadi kematian mendadak pada unggas di wilayahnya, dengan berkoordinasi dengan tim penanggulangan flu burung.
"Untuk kali ini, kami memusnahkan 171 ayam warga karena sebelumnya 3 ekor ayam mati mendadak. Setelah dilakukan rapid tes, ayam-ayam ini dinyatakan flu burung," katanya.Pemusnahan ini tidak hanya didasarkan pada kematian mendadak pada unggas, melainkan juga karena pemilik ayam tersebut tiba-tiba jatuh sakit.
Karena itu, ia dilarikan ke RSU Negara sekitar pukul 01.00 wita dinihari tadi.Plt.
Kadis Kesehatan dan Kessos Jembrana, dr. Putu Suasta, yang dikonfirmasi terpisah menjelaskan tim medis RSU Negara telah melakukan dua kali radiologi terhadap pasien. Dari hasil itu, untuk sementara Badra diduga hanya menderita demam biasa.
"Tapi kami belum memperbolehkannya pulang karena pertumbuhan flu burung di tubuh manusia sangat cepat. Bisa saja nanti kondisi tubuhnya menurun," katanya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2486 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1942 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun