Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Awal Tahun 2023, Sudah Ada Empat Kasus Gigitan Anjing di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus gigitan anjing di Jembrana pada awal tahun 2023 tercatat sudah ada 4 laporan.
Dari kasus tersebut, 4 anjing yang menggigit sudah diambil sampel otaknya untuk memastikan apakah anjing-anjing tersebut positif atau negatif rabies di Laboratorium BBVetiner Denpasar dan saat ini sedang menunggu hasilnya.
Hal tersebut diungkapkan Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Viteriner Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Widarsa. Menurutnya ada sejumlah gigitan anjing.
Namun, dari gigitan tersebut ada yang berisiko dan ada yang tidak berisiko. Lokasinya tersebar di sejumlah wilayah Jembrana. Empat sampel diambil lantaran dianggap berisiko.
"Ada beberapa gigitan, tapi yang berisiko kita ambil langkah dengan pengambilan sampel otak anjing," kata Widarsa saat dikonfirmasi, Selasa 10 Januari 2023.
Dia melanjutkan, selama 10 hari berjalan di bulan Januari, sedikitnya ada empat sampel otak yang diambil. Sehingga, hanya tinggal menunggu hasil uji apakah positif maupun negatif.
Upaya mencegah dan mengantisipasi meluasnya kasus rabies Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana berupaya untuk menekan angka kasus rabies dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan melakukan vaksinasi massal terutama di wilayah zona merah rabies.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6037 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2252 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan