Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Bayi Kembar 9 Dilahirkan Seorang Perempuan Mali
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang perempuan Mali, di kawasan Afrika Barat, melahirkan sembilan bayi, dua lebih banyak dari yang diperkirakan dokter melalui pemeriksaan mesin pemindai.
Halima Cisse yang berusia 25 tahun melahirkan sembilan bayi itu di Moroko. Pemerintah negara asalnya, Mali menerbangkannya ke Maroko agar mendapatkan perawatan spesialis.
Lima bayi perempuan dan empat laki dilahirkan melalui operasi sesar dan semua dalam keadaan sehat, kata menteri kesehatan Mali.
Kasus ini sangat langka dan menimbulkan komplikasi selama kehamilan dan setelah kelahiran dapat menyebabkan sejumlah bayi tak selamat.
Fanta Siby, Menteri Kesehatan Mali, memberikan selamat kepada tim medis di dua negara atas "hasil menggembirakan."
Kehamilan Cisse menjadi pembicaraan di Mali, walaupun sebelumnya ia diperkirakan hamil dengan tujuh bayi, lapor kantor berita Reuters.
Para dokter di negara Afrika Barat itu sebelumnya menyatakan prihatin atas kondisi Cisse dan khawatir akan peluang selamatnya bayi-bayi itu. Atas pertimbangan itu, pemerintah turun tangan.
Setelah dua minggu di rumah sakit Bamako di ibu kota Mali, keputusan diambil untuk memindahkan Cisse ke Maroko, kata Dr Siby.
Setelah berada di rumah sakit Moroko selama lima minggu, barulah Cisse melahirkan, kata menteri kesehatan.
Ibu dan sembilan bayinya dijadwalkan kembali ke negaranya dalam beberapa minggu ke depan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 546 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 399 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 398 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan