Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Belasan Hektar Sawah Petani Diserang Tungro
Beritabali.com, Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Petani Tabanan tak surut-surutnya mendapatkan masalah. Setelah serangan tikus, giliran hama tungro yang menyerang belasan hektar tanaman padi di Subak Pala Kota, Tabanan.
Akibat serangan hama tungro tersebut, petani setempat gagal panen dan mengalami kerugian cukup banyak. Apalagi banyak petani setempat hanya bersatus petani penggarap milik sawah orang lain.
Saya rugi kira-kira Rp 1 Juta akibat serangan hama ini, jelas Men Suka asal Bongan Pala yang ditemui saat berada di sawahnya, Kamis (9/6).
Dikatakannya, hama tungro mulai menyerang saat tanaman padi berumur satu bulan. Padahal sebelumnya padi yang ditanamnya di areal seluas 12 are milik orang lain itu, tampak hijau dan subur. Namun saat tanaman padinya memasuki umur satu bulan, mulai berwarna kekuningan. Kemudian berlahan-lahan layu dan kuyu nyaris mati.
Kami berusaha menyelamatkan tanaman ini dengan berbagai cara. Namun usaha ini tampaknya kurang berhasil, jelasnya sambil menelan ludah kepiluan.
Ia pun berharap dinas terkait mampu memberikan bantuan obat-obatan agar tanaman padi petani di subak Pala Kota tidak gagal panen. Tidak hanya sawah Men Suka saja yang diserang tungro, padi milik Men Nana juga diserang. Dari tiga petak padi yang ditanam semuanya kini berwarna kekuningan, layu dan mati.
Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Tabanan, I Gede Made Sukawijaya mengatakan pihaknya sudah membantu 10 Kg obat pembasmi hama jenis Aplaud untuk Subak Pala.
"Kami sudah antisipasi, serangan hawa werang di Subak Pala Kota. Dan kami berharap peran aktif petani untuk ikut mengawasi penyebaran hama ini. Pemerintah akan mempasilitasi apa yang menjadi keluhan petani di bawah," tandasnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6041 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2366 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan