Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Benjamin Netanyahu Tolak Gencatan Senjata: Tak Akan Pernah Terjadi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan tidak akan ada gencatan senjata dalam perang di Gaza.
Ia menganggap gencatan senjata merupakan tanda menyerah kepada Hamas di wilayah tersebut.
Netanyahu juga mengatakan dalam konferensi pers bahwa negara-negara lain harus memberikan lebih banyak bantuan dalam upaya untuk membebaskan lebih dari 230 sandera yang diculik oleh Hamas dalam serangan pada 7 Oktober.
Pemimpin Israel tersebut mengatakan bahwa komunitas internasional harus menuntut agar para sandera dibebaskan segera, tanpa syarat.
Dia mengatakan di antara para sandera tersebut ada 33 anak-anak, dan Hamas "menakut-nakuti mereka, menjadikan mereka sebagai sandera."
"Panggilan untuk gencatan senjata adalah panggilan bagi Israel untuk menyerah kepada Hamas, menyerah kepada terorisme, menyerah kepada barbarisme. Ini tidak akan terjadi," katanya dikutip AFP, Senin (30/10).
Ia berjanji bahwa Israel akan berjuang sampai pertempuran ini dimenangkan. Ia juga mengeklaim pasukan Israel sedang berusaha keras untuk "mencegah korban sipil" di Gaza.
Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikelola oleh Hamas mengatakan bahwa setidaknya 8.306 orang, sebagian besar warga sipil, telah tewas dalam serangan udara dan artileri Israel sejak perang pecah pada 7 Oktober setelah serangan mematikan Hamas di selatan Israel menewaskan 1.400 orang, sebagian besar warga sipil.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 585 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 459 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan