Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Besok, Jembrana Eliminasi Anjing Liar
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kendati masih dinyatakan daerah bebas rabies, merebaknya wabah penyakit rabies di Tabanan, membuat Jembrana tidak mau ambil resiko penyakit mematikan tersebut sampai menimpa warganya.
Besok, Tim Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Rabies (Tikor) akan melakukan eliminiasi anjing liar di sejumlah wilayah di Jembrana.
Berkaca dari wabah yang menimpa Badung, Denpasar dan Tabanan, Tikor Jembrana mengambil tindakan untuk melakukan eliminasi anjing-anjing tanpa pemilik alias liar yang berkeliaran di tempat-tempat keramaian, utamanya pasar dan sepanjang jalan umum.
“Rencananya, mulai besok hingga seterusnya, eliminasi anjing-anjing liar akan kita lakukan,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan (PKL), I GN Sandjaja, Rabu (30/9) seusai melaksanakan rapat Tikor.
Menurut Sandjaja, tindakan tersebut harus diambil mengingat pihaknya tidak ingin penyakit mematikan tersebut sampai merambah Jembrana apalagi mobilitas hewan penular rabies (HPR) sangat sulit dibendung.
“Tindakan penanganan rabies harus dilakukan secara menyeluruh, sama halnya dengan penanganan flu burung,” tandasnya. Sandjaja menambahkan langkah eliminasi ini merupakan langkah lanjutan dari langkah-langkah lainnya yang telah dilakukan sebelumnya.
Sementara itu, Sekkab Jembrana, I Gde Suinaya ketika dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya akan melakukan eliminasi terhadap HPR, utamanya anjing-anjing liar tanpa pemilik.
“Sementara kita sasar di tempat-tempat keramaian, seperti pasar,” terangnya. Dalam melakukan eliminasi, Suinaya mengaku sudah menginstruksikan kepada Tikor agar selektif dalam melakukan tindakan tersebut. “Saya sudah instruksikan agar jangan asal tembak. Identifikasi sebaik-baiknya dulu sebelum dieliminasi,” katanya.
Menurut Suinaya, Pemkab Jembrana akan melakukan berbagai upaya untuk mengatasi ancaman wabah rabies yang kini sedang melanda Tabanan.
“Kita tidak berpikir berapa rupiah yang kita keluarkan untuk mencegah menularnya penyakit rabies ke Jembrana. Yang paling penting bagaimana agar masyarakat kita tidak sampai terjangkit rabies,” tandasnya.
Suinaya juga mengharapkan agar masyarakat ikut mendukung upaya Pemkab Jembrana tersebut dengan mengkandangkan anjing-anjing yang menjadi miliknya.
“Kalau warga punya anjing, saya harapkan dikandangkan atau diikat sehingga tidak liar karena anjing liar sangat rentan terjangkiti virus rabies,” harapnya. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5985 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan