Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 22 Agustus 2026
BI Gelar Operasi Rahasia di Pasar Keuangan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menghadapi gejolak nilai tukar rupiah, Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan aksi 'operasi rahasia' di pasar uang.
Selain melakukan triple intervention, dimana bank sentral mengintervensi pasar valas, DNDF dan pasar sekunder, BI ternyata menjalan operation twist.
Sebagai catatan, bank sentral sangat jarang menyampaikan cara-cara intervensi nilai tukar secara detail, di luar skema triple intervention.
Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo menjelaskan yang dimaksud dengan operation twist adalah BI menjual SBN tenor pendek dan membeli di tenor panjang.
"Dengan menjual di tenor pendek akan memengaruhi yield jangka pendek untuk naik sehingga daya tarik investasi meningkat karena imbal hasil naik, yang akan membantu stabilitas nilai tukar," ungkapnya.
Upaya membeli SBN tenor panjang pada akhirnya akan mendorong yield tenor panjang lebih rendah. Alhasil, menurut Dody, struktur yield akan lebih landai dan ini mengindikasikan tekanan inflasi bersifat jangka pendek. Kemudian, BI berharap inflasi akan kembali ke kisaran sasarannya.
Operation twist ini telah disampaikan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dalam paparan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG), Selasa (24/8/2022).(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4621 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2426 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2079 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1680 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1120 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun