Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
BMKG: Hujan Masih Berpeluang Terjadi di Bali Beberapa Hari ke Depan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Hujan yang turun tidak menentu beberapa hari terakhir di wilayah Bali pada September 2025 memiliki penyebab ilmiah.
Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah III Denpasar, Wulan Wandarana, menyebut fenomena ini terjadi akibat kombinasi beberapa faktor atmosfer.
"Hujan saat ini di sebabkan karena adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah Bali yang mendukung daerah pertumbuhan awan hujan. Selain itu suhu permukaan laut di perairan Bali terpantau hangat yang berpotensi menambah massa uap air di wilayah Bali serta massa udara basah terkonsentrasi hingga pada lapisan permukaan hingga lapisan 700 mb (3.000 m) di wilayah Bali", jelasnya, Sabtu (20/9/2025).
Lebih lanjut, Wulan mengatakan bahwa potensi hujan dengan intensitas lebat paling terkonsentrasi di Bali bagian tengah.
"Daerah yang memiliki potensi hujan intensitas lebih besar dibanding daerah lainnya adalah wilayah Bali bagian tengah", ucapnya.
Ia menambahkan, peluang hujan di Bali masih mungkin terjadi dalam waktu dekat.
"Masih dapat berlangsung dalam beberapa hari kedepan," cetusnya.
Fenomena ini menjadi pengingat bagi masyarakat Bali agar tetap waspada, terutama di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Wulan menghimbau masyarakat agar tetap waspada dampak cuaca ekstrem dalam sepekan kedepan seperti genangan air, banjir, dan angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang serta selalu memperbarui informasi cuaca dari BMKG.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 785 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 688 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 510 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 492 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik