Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 25 Agustus 2026
BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Tinggi di Waterblow Nusa Dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Daya Tarik Wisata (DTW) Waterblow Nusa Dua resmi ditutup sementara sejak Rabu, 6 Agustus 2025 akibat gelombang laut tinggi yang menghantam kawasan tersebut.
Penutupan ini dilakukan oleh pihak pengelola kawasan, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), sebagai upaya antisipatif terhadap potensi cuaca ekstrem yang mengancam keselamatan wisatawan dan fasilitas umum di pesisir selatan Bali.
“Langkah ini diambil demi keselamatan pengunjung serta menjaga keamanan kawasan suci dan fasilitas umum di sekitar Waterblow,” ujar General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/8/2025) di Nusa Dua, Badung.
BMKG Wilayah III Denpasar memperingatkan adanya gelombang tinggi yang dipicu oleh tekanan udara tinggi dari Australia yang bergerak menuju selatan Indonesia.
“Kecepatan angin dari arah timur juga turut memengaruhi ketinggian gelombang, yang dalam pantauan kami mencapai antara 2 hingga 4 meter,” ujar Riski Dwi Saputro, Prakirawan Cuaca BMKG Denpasar, Kamis (7/8/2025).
Ia menyebutkan bahwa kondisi ini merupakan bagian dari siklus cuaca alamiah yang berulang. Masyarakat diimbau agar tetap waspada, aktif memantau prakiraan cuaca, dan menghindari aktivitas laut dalam beberapa hari ke depan.
BMKG juga memprediksi potensi gelombang di atas 2 meter masih bisa terjadi hingga 2–3 hari ke depan, khususnya di wilayah perairan selatan Bali.
Dalam upaya mitigasi risiko, ITDC memperketat pengamanan di dua titik utama:
1. Pulau Peninsula: Penempatan personel tambahan di sekitar Waterblow dan Pura Bias Tugel, pemasangan rambu peringatan, serta koordinasi dengan pengempon pura.
2. Pulau Nusa Dharma: Peningkatan patroli di jalur pejalan kaki dan pantai, penyiagaan personel untuk mencegah akses ke titik rawan, serta penyesuaian rute pengunjung jika kondisi memburuk.
"Saat ini, situasi masih terkendali dengan laporan adanya kerusakan ringan di sekitar area Waterblow," cetusnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4654 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2458 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2101 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1711 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1142 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun