Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Bocah Sembilan Bulan Tewas
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jumlah penderita diare di Kota Denpasar meningkat dalam satu minggu terakhir. Akibat penyakit ini, satu balita asal Kuta meninggal setelah dirawat 3 hari di RSUP Sanglah Denpasar.
Sejak awal bulan ini, jumlah penderita diare yang dirawat di RSUP Sanglah Denpasar terus meningkat. Setiap harinya, rumah sakit terbesar di Bali ini didatangi rata-rata 13 pasien diare dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.
Berdasarkan data RSUP Sanglah, jumlah penderita diare bulan ini mengalami peningkatan dibanding bulan lalu (Desember 2007) yang hanya menerima rata-rata 9 orang pasien diare per harinya.
Pasien diare yang datang ke RSUP Sanglah dirawat di 2 ruangan yakni Jempiring dan Pudak. Sebagian besar penderita diare ini merupakan anak-anak di bawah usia lima tahun.
“Anak saya nggak ada gejala apa-apa. Langsung muncrat, keluar cairan aja. Mungkin karena faktor cuaca,” kata Lina, yang sedang menunggu anaknya yang berumur 3 tahun.
Sejak awal bulan Januari ini, baru satu pasien diare yang meninggal dalam perawatan RSUP Sanglah. Korban meninggal tersebut tercatat bernama Calvin, bocah usia 9 bulan asal Kuta, yang meninggal karena menderita diare akut. (ctg)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3223 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 722 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 668 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman