Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Bosan Menunggu, Sarkopagus Mulai Dijamah Warga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Balai Arkeologi di Denpasar dinilai lamban dalam menyikapi adanya temuan Sarkopagus (batu kubur) di Desa Alassangker Kecamatan Buleleng. Senin (18/2), sejumlah warga yang menunggu setia kehadiran Balai Arkeologi tersebut mengaku kecewa.
“Kita hanya penasaran saja ingin tahu apa sebenarnya benda ini (sarkopagus, red) dari Balai Arkeologi. Siapa tahu nanti ada benda serupa yang kita temukan lagi, kan bisa ditangani secara awal. Sepertinya Balai Arkeologi lamban dan tidak merespon temuan ini,” ungkap Ketut Sariada, warga setempat.
Puluhan warga yang menunggu kehadiran Tim dari Balai Arkeologi justru mengusik keberadaan Sarkopagus tersebut. Bahkan, garis polisi yang dipasang Sat Reskrim Polres Buleleng diterobos untuk melihat dari dekat benda yang diduga peninggalan purbakala tersebut. Terlihat, beberapa warga diantaranya langsung menjamah benda batu tersebut.“Kita penasaran saja ingin mengetahui dan memegang batu ini, ya, sambil menunggu orang-orang dari arkeologi,” ujar beberapa warga.
Penemuan Sarkopagus (batu kubur) pada areal tanah galian milik Gede Suara ditemukan tanpa sengaja oleh Gusti Lanang Arnawa. Saat itu Lanang melihat bagian sisi dari Sarkopagus. Karena penasaran, dengan mengajak beberapa orang, Lanang berupaya menggali.“Setelah digali, batu itu meluncur kebawah dan kemudian terbalik, sehingga tutupnya pecah,” papar Gede Suara.
Selain Sarkopagus yang diduga sebagai batu kubur orang-orang terhormat jaman dahulu, disisi Sarkopagus itu juga warga menemukan tiga guci dari tanah liat. Satu diantara guci tersebut menyimpan serpihan tulang dan gigi.
“Di dalam benda ditemukan serpihan gigi dan tulang sehingga kuat dugaan benda itu sebuah batu kubur dari zaman lampau, sehingga penemuan itu saya laporkan ke Polres Buleleng,” ujar Gusti Lanang Arnawa.
Sementara, menunggu kedatangan Tim dari Balai Arkeologi Denpasar, temuan guci berisi serpihan tulang dan gigi diamankan di Mapolres Buleleng, sedangkan Sarkopagus dibiarkan di lokasi penemuan.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5980 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan