Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Bupati Tabanan Menikah Dipuput Tiga Sulinggih
BERITABALI.COM, TABANAN.
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti (37) melangsungkan pernikahan secara Hindu dengan Bambang Aditya (37), Sabtu (15/12).
Prosesi pernikahan yang digelar di rumah Bupati Eka, Banjar Tegeh, Desa Angsri, Kecamatan Baturiti, dari pagi hingga sore dipuput oleh tiga sulinggih. Yakni Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Preteka Tenaya dari Geria Padangan Pupuan, Ida Pandita Mpu Jaya Tenaya Daksa dari Geria Kelod Uma, Kaba Kaba Kediri dan Ida Pandita Mpu Cahaya Putra dari Geria Lukluk, Mengwi, Badung.
Prosesi pernikahan diawali dengan upacara Sudi Wadani bagi Bambang Aditya. Sudi Wadani yakni upacara yang menyatakan seseorang sah memeluk agama Hindu tersebut dilaksanakan pada Tilem Kanem, Weraspati Umanis Ugu, Kamis (13/12).
Setelah dinyatakan sah secara sekala dan niskala memeluk Agama Hindu, selanjutnya Bambang Aditya menjalani prosesi macolongan (bayi Hindu berusia 42 hari) dan tiga bulanan. Usai macolongan dan matelebulanan, Bambang Aditya resmi memakai nama Bali, I Made Dwi Suputra lanjut mengikuti proses mapandes (potong gigi) pada Sukra Paing Ugu, Jumat (14/12).
Setelah ritual dari balita hingga remaja dilakoni, kedua mempelai akhirnya disatukan menjadi suami istri yang sah dengan natab banten pawiwahan. Proses pawiwahan orang nomor satu di Tabanan ini, selanjutnya dilangsungkan berbagai prosesi upacara. Seperti matanjung sambuk, dan madagang-dagangan,prosesi menanam tetumbuhan, dan menamam pala gantung dan umbi-umbian. Ritual lainnya seperti nyakan (menanak nasi) dan matuakan.
Setelah ritual ini dijalani, pengantin kemudian ngatur uning (memberitahukan kepada leluhur) yang berstana di sanggah gede bahwa ada tambahan anggota keluarga yang baru. setelah ngatur uning di sanggah gede, barulah kedua mempelai natab banten pawiwahan di balai delod.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli