Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Buruh Proyek Terjun ke Sungai Sedalam 15 Meter di Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang buruh proyek dilaporkan terjatuh ke dasar sungai di kawasan Proyek Hidden City, Banjar Pengosekan Kaja, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Minggu (7/6/2026).
Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim gabungan Polsek Ubud, BPBD Kabupaten Gianyar, dan warga setempat.
Korban diketahui bernama Sutrisno (41), buruh harian lepas asal Kediri, Jawa Timur. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian korban terlihat melamun dan berbicara sendiri.
Tak lama kemudian, korban berlari ke arah belakang area proyek sebelum akhirnya menceburkan diri ke sungai yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter.
Menerima laporan tersebut, Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H. bersama personel gabungan dan Tim BPBD Gianyar segera menuju lokasi untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi.
Proses penyelamatan berlangsung cukup menantang karena lokasi sungai berada di medan yang curam dan tertutup vegetasi lebat berupa semak serta rumpun bambu.
"Medan yang curam serta tertutup semak dan bambu cukup menyulitkan petugas, namun berkat kerja sama yang baik korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat sekitar pukul 09.00 WITA," ujarnya.
Setelah berhasil dievakuasi, korban ditemukan dalam kondisi mengalami sejumlah luka lecet akibat terjatuh ke dasar sungai. Petugas kemudian segera membawa korban ke RS Ari Canti untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh petugas, korban diduga mengalami gangguan psikologis yang menyebabkan perilakunya tidak stabil sebelum kejadian berlangsung.
Saat mendapatkan penanganan di rumah sakit, korban sempat berteriak dan menunjukkan sikap memberontak. Namun, tim medis akhirnya berhasil menenangkan korban sehingga proses pemeriksaan dan perawatan dapat dilanjutkan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian berbagai pihak terkait pentingnya kepedulian terhadap kondisi kesehatan mental, terutama di lingkungan kerja yang memiliki tingkat tekanan cukup tinggi.
"Polsek Ubud mengimbau masyarakat dan para pekerja agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental rekan kerja maupun keluarga, serta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan seseorang yang menunjukkan gejala gangguan psikologis yang berpotensi membahayakan dirinya maupun orang lain," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli