Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Cacar Monyet Masuk ke Jepang, WNI Diminta Hati-hati
BERITABALI.COM, DUNIA.
Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang diimbau untuk mencermati lingkungan sekitar terkair penemuan dua kasus cacar monyet atau monkeypox di Tokyo, Jepang. Imbauan itu diberikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi.
Dubes Heri mengatakan bahwa masyarakat Indonesia di Jepang harus lebih cermat untuk menyikapi lingkungannya karena cacar monyet akibatnya lebih parah.
“Menurut saya itu (cacar monyet) lebih parah akibatnya, saya kira masyarakat kita harus lebih cermat menyikapi lingkungannya,” kata Dubes pada Senin (1/8/2022).
Meski penyebaran cacar monyet berbeda dengan Covid-19, Dubes tetap meminta WNI untuk berhati-hati karena cacar monyet tergolong penyakit berat.
“Itu lebih berat akibatnya, tetapi cara penyebarannya berbeda tidak seperti flu atau COVID-19,” tambahnya.
Sebelumnya, pada Kamis (28/7/2022) Jepang mencatat dua kasus cacar monyet yang ditemukan di Tokyo. Kasus pertama ditemukan pada Senin (24/7) pada seseorang berusia sekitar 30 tahun setelah melancong ke satu negara di Eropa.
Selang beberapa hari kemudian, pada Kamis (28/7), kasus tersebut juga ditemukan pada seseorang di rentang usia yang sama setelah bepergian ke negara di Amerika Tengah dan Utara.
Namun, Pemerintah Metropolitan Tokyo membantah bahwa keduanya memiliki kontak erat. Gejala yang diderita, meliputi radang mulut, sakit kepala dan nyeri otot, namun keduanya saat ini dalam kondisi stabil.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memutuskan cacar monyet global merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Gebreyesus merilis data bulan lalu terdapat 3.040 kasus cacar monyet dari 47 negara.
Hingga kini, wabah terus berkembang hingga mencapai 16.000 kasus dilaporkan dari 75 negara dan terdapat lima orang meninggal dunia. [ANTARA]
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 641 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 526 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan