Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Dampak MotoGP Mandalika, Perputaran Uang di Daerah Rp606 M
BERITABALI.COM, NTB.
Gelaran MotoGP di Mandalika beberapa waktu lalu berdampak secara ekonomi pada perputaran uang di daerah mencapai Rp606 miliar.
"Event MotoGP Mandalika Februari lalu, memberi multiplier effect bagi ekonomi lokal yang mencapai Rp 606 miliar," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam Forum Investasi 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas di Labuan Bajo, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Jumat, (9/9).
Selama acara berlangsung 24.678 kamar terisi oleh para tamu dan wisatawan. Padahal potensi penonton MotoGP mencapai 100 ribu orang. Sehingga hal ini perlu menjadi bahan evaluasi pemerintah dan para pelaku usaha sektor pariwisata.
"Potensi jumlah penonton mencapai 100.000 orang, kita mampu memenuhi 25 persen kebutuhan kamar ini menjadi contoh potensi yang perlu dicermati," kata dia.
Lalu jika dilihat dari lama menginapnya wisatawan di Mandalika, Labuan Bajo, dan Kupang kata Luhut sudah cukup baik. Rata-rata mereka menginap 3-5 hari. Sementara itu untuk tujuan wisata ke Borobudur dan Danau Toba hanya sekitar 1-2 hari saja.
Dari sisi jumlah uang yang dibelanjakan selama berwisata di Mandalika, Labuan Bajo, Borobudur dan Kupang, rata-rata bisa membelanjakan hingga USD 500 - USD 1.000 dalam setiap kali kunjungan. Namun untuk di kawasan Danau Toba masih sangat minim.
"Sedangkan untuk danau Toba pengeluaran wisata masih terbilang minim.
Maka, Luhut menilai perlu adanya optimalisasi pembangunan pada sektor pariwisata. Khususnya dari sisi aksesibilitas, amenitas, dan atraksi.
Hanya saja, sumber dananya tidak dapat hanya mengandalkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Melainkan butuh sokongan dalam bentuk investasi.
"Sumber dananya tidak dapat hanya mengandalkan dari APBN dan APBD saja, tetapi tentunya dari investasi baik dalam maupun asing," pungkasnya. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2329 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan