Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Desa Adat Batuan Gianyar Gelar Ngaben Massal, Usung Semangat Gotong Royong
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Masyarakat desa Batuan, Kecamatan Sukawati mengusung dan melestarikan konsep gotong royong. Melalui ngaben massal yang digelar, masyarakat bahu membahu menyiapkan sarana upacara untuk keperluan ngaben yang diikuti sebanyak 29 sawa dan 102 Sekah.
Pengutangan atau puncak acara akan berlangsung pada Saniscara Paing Warigadean, Sabtu (7/9).
Bendesa Adat Batuan I Nyoman Megawan menjelaskan Ngaben Massal kali ini dikomandoi Desa Adat dari segi pendanaan hingga manajemen. "Desa Adat berusaha merealisasikan apa yang menjadi aspirasi krama agar pelaksanaan Ngaben Massal digelar di tingkat desa," jelasnya, Selasa (3/9).
Baca juga:
Ringankan Beban Krama dan Lestarikan Adat, Desa Adat Asak Konsisten Gelar Upacara Ngaben Massal
Diakui, Desa Adat Batuan ramai dikunjungi turis ini bersama LPD Desa Adat Batuan memberikan subsidi pendanaan kepada pengarep. "Per sawa dikenakan biaya Rp 3 juta termasuk nyekah. Bagi yang ikut nyekah saja, dikenakan Rp 1 juta. Peserta Nyekah dari luar desa adat dikenakan Rp 4 juta," jelasnya.
Dalam hal manajemen pelaksanaan, Desa Adat memberdayakan seluruh potensi yang ada. Salah satunya Paguyuban Serati. "Banten yang diperlukan, dibagi rata pada seluruh anggota serati. Sehingga setiap prosesi ada yang bertanggungjawab," jelas Megawan.
Dikatakan bahwa ada kolaborasi antara pengarep dan serati banten. "Ada yang dibebankan ke pengarep, ada dibebankan pada serati. Kami yakini hal ini lebih efektif, efisiensi," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 549 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 405 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 404 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan