Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Desa Wisata di Tabanan Mendapat Apresiasi DPRD Banyuwangi
Senin, 1 Agustus 2016,
19:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Kabupaten Tabanan sebagai Daerah Agraris memiliki hamparan sawah yang sangat luas di Daerah Pedesaan. Keadaan geografis itu memberikan keuntungan bagi Tabanan sehingga memiliki Desa-Desa yang asri dan lestari, dan timbulah gagasan dari Bupati Tabanan untuk mengelola Pariwisata berbasis Desa/Desa Wisata.
Hal tersebut mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Yang pada Senin (1/8) kemarin melakukan Kunjungan Kerja Ke Tabanan yang diterima langsung oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, di Ruang operasional DTW Tanah Lot.
Pada saat itu Bupati Eka menjelaskan, bahwa dirinya merasa bangga karena DPRD Banyuwangi tertarik untuk mempelajari pengelolaan Desa Wisata Di Tabanan. Dijelaskan juga, Kabupaten Tabanan sebagai daerah agraris diuntungkan dengan keadaan alam yang sangat indah dan sangat asri. Hampir di sepanjang jalan di Tabanan tidak sulit kita menemukan sawah.
"Dengan adanya hamparan sawah yang luas ini, bagaimana caranya kita mengelola agar bisa berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, maka munculah ide mengembangkan pariwisata berbasis Desa/Desa Wisata," jelas Eka.
Dirinya juga mengatakan, kebetulan di Tabanan memiliki banyak daerah Wisata seperti Tanah Lot, Bedugul, Kebun Raya dan Alas Kedaton serta masih banyak lagi. Sehingga dalam membentuk Pariwisata Berbasis Desa sangatlah menguntungkan di Tabanan. Dikatakan juga, kita harus bijak di dalam pengelolaan aset Daerah agar berdampak baik pada kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kerjasama ini, semoga kesejahteraan itu dapat terwujud, bukan hanya di Tabanan dan Banyuwangi, melainkan melalui kerjasama ini semoga bisa menjadi contoh bagi Daerah lain di Nusantara supaya lebih bijak mengelola aset Daerah”, pungkas Eka.
Dirinya menambahkan, Di Tabanan sebagian besar masyarakat kami adalah petani, sehingga sumber pendapatan kami lebih banyak dari pertanian dan Pariwisata. Dari sekian obyek wisata yang ada di Tabanan, kedepan dikatakan akan dibuka lagi destinasi baru di bidang Pariwisata. Dan kebetulan alam yang indah dan asri tersebut menguntungkan Kabupaten Tabanan di bidang Pariwisata.
“Sampai saat ini kami sudah ada 22 Desa Wisata, dan kedepan kami harap bisa bertambah lagi”, ungkapnya
Diterangkan juga, Desa Wisata ini sangatlah menguntungkan bagi perekonomian masyarakat pedesaan. Desa Wisata tentu saja akan menjadikan warganya sebagai pelaku wisata, sehingga berdampak besar pada kesejahteraan Masyarakat. Dengan adanya Desa Wisata ini, apa yang menjadi potensi di Desa tersebut juga bisa tergali dan dioptimalkan, sehingga potensi alam serta potensi kuliner bisa menjadi pendapatan bagi masyarakat.
“Saya selaku Kepala Daerah merasa sangat bangga atas kunjungan dari DPRD Banyuwangi, semoga kedepan Banyuwangi bisa seperti di Tabanan dalam mengelola aset di pedesaan. Sehingga dapat menambah PAD dan betul-betul berpihak kepada kesejahteraan masyarakat."
Melalaui pimpinan rombongan I Made Cahya Negara, DPRD Banyuwangi mengucapkan terima-kasih yang sebesar-besarnya karena Bupati Tabanan bersedia menerima rombongan disela kesibukan. Pihaknya berharap, agar kerjasama di dalam menyamakan persepsi untuk mensejahterakan masyarakat ini terus berlanjut. Sehingga bisa berdampak pada perekonomian Kabupaten kami serta menambah pendapatan masyarakat kami di pedesaan, pungkas pihaknya.
Intinya, kedatangan DPRD Banyuwangi adalah untuk mempelajari cara mengelola aset pedesaan, yaitu membangun pariwisata berbasis pedesaan/Desa Wisata seperti di Tabanan.
“Kami tentunya harus belajar banyak dari Tabanan mengenai Desa Wisata, karena Tabanan telah terbukti di dalam mengelola Desa Wisata, terbukti dengan adanya banyak Desa Wisata di Tabanan”, terang pihaknya.
Dikatakan juga, seperti apa pengelolaanya, dan apa saja yang diangkat dari Desa wisata untuk dijual.
"Itulah tujuan kami kesini, agar kami secara langsung bisa belajar dan mengetahui cara mengelola Desa Wisata. Dan Seperti yang sudah dijelaskan Bupati Eka, kami berharap melalui kunjungan kerja kami di Tabanan ini bisa kami bawa ke banyuwangi dan menerapkan Desa Wisata ini di Daerah kami. Mengingat geografis Banyuwangi hampir sama dengan Tabanan, tidak sulit rasanya mewujudkan pariwisata berbasis Desa di Banyuwangi seperti di Tabanan," jelas pihaknya.[bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026