Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Dharma Santi Nasional Nyepi di Bali Undang Presiden Prabowo
BERITABALI.COM, JAKARTA.
Menjelang tiga hari pelaksanaan puncak Dharma Santi Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948/2026 M, semangat kebersamaan dan persatuan kian terasa. Mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni Indonesia Maju”.
Tema besar yang diangkat menegaskan filosofi universal bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga besar yang hidup dalam satu bumi yang sama. Nilai ini menjadi relevan dalam konteks kebangsaan Indonesia yang majemuk, sekaligus menjadi pijakan untuk memperkuat harmoni sosial dan toleransi antarumat beragama.
Dalam keterangan pers, Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat, Mayjen TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya menjelaskan pesan utama yang digaungkan dalam acara ini bersatu dalam semangat Vasudhaiva Kutumbakam. “Saatnya kita bersatu dalam semangat Vasudhaiva Kutumbakam, bahwa kita semua adalah satu keluarga besar,” jelasnya, Selasa (14/04/2026).
Pria yang akrab disapa WBT itu mengungkap bahwa acara tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat Hindu se-Indonesia. Dia juga mengungkap beberapa tokoh turut diundang untuk menghadiri acara seperti Presiden RI, Prabowo Subianto, Gubernur Bali hingga Wakil Menteri Pariwisata.
Acara puncak Dharma Santi Nasional 2026 dijadwalkan akan digelar pada Jumat, 17 April 2026, pukul 16.00 WITA hingga selesai, di Taman Budaya Art Center Bali.
“Kegiatan ini akan menghadirkan berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta undangan dari berbagai daerah untuk bersama-sama merayakan nilai kedamaian, persatuan, dan keharmonisan. Kami juga turut mengundang bapak Presiden Prabowo, Gubernur Bali, hingga wakil menteri Pariwisata untuk hadir," tambah purnawirawan mantan Danjen Kopassus itu.
Di sisi lain, Ketua Panitia pelaksana Dharma Santi Nasional, Marsda TNI (Purn) I Made Susila mengajak seluruh masyarakat untuk hadir, bersinergi, dan mengambil bagian dalam momentum kebersamaan lewat acara ini. "Momentum rangkaian akhir pelaksanaan Nyepi ini sebagai wujud nyata implementasi nilai-nilai dharma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu kami mengajak seluruh umat untuk turut hadir dan bersinergi serta saling mengisi di momen bahagia ini," tegasnya.
Acara Dharma Santi Nasional ini turut dimeriahkan dengan berbagai hiburan kesenian, mulai dari Bondres (lawakan khas Bali), hiburan seruling, grup musik, hingga sendratari kolosal.
Dharma Santi Nasional 2026 diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat kolektif bahwa persatuan adalah fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan harmonis.
Adapun rangkaian kegiatan yang telah terlaksana meliputi launching Perayaan Dharmasanti 2026 dan Perayaan Siwaratri di Candi Prambanan (Sabtu, 17 Januari 2026), Perayaan Maha Siwaratri dan penanaman pohon serentak se-Indonesia (Minggu, 15 Februari 2026), bhakti sosial dan pelayanan kesehatan di Aceh (Rabu–Jumat, 25–27 Februari 2026), Saka Boga Sevaman serentak se-Indonesia (Minggu, 1 Maret 2026), Makerti Ayuning Danu serentak se-Indonesia (Minggu, 8 Maret 2026), Melasti serentak se-Indonesia (Minggu, 15 Maret 2026), donor darah serentak se-Indonesia (Minggu, 1 Maret 2026), Tawur Agung Kesanga di Candi Prambanan (Rabu, 18 Maret 2026), Perayaan Hari Suci Nyepi serentak se-Indonesia (Kamis, 19 Maret 2026), seminar nasional di Bali (Senin, 6 April 2026), serta Saka Yoga Festival di Jakarta (Sabtu, 11 April 2026).
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3734 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1675 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang