Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Diduga Lesbi, Mainkan ‘Miss V’ Anak SMA
Pelapuan
Minggu, 8 Juni 2008,
14:42 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang pelajar SMA dari Dusun Wiraguna, Desa Pelapuan Kecamatan Busungbiu, sebut saja Sekar (16) merasa malu dan dilecehkan atas perbuatan cabul Desak Mayoni alias Dewa Deva (22) seorang perempuan yang diduga lesbi, lantaran ‘Miss V’ korban menjadi sasaran perbuatan cabul pelaku, sehingga, Minggu (8/6) kasus itu dilimpahkan Polsek Busungbiu ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng.
“Kasus pencabulan ini sudah kita limpahkan ke Mapolres, sebab dalam penyidikan memerlukan penanganan yang khusus dan harus ditanggani oleh polwan, sehingga setelah pelaku kita tangkap karena sempat melarikan diri, kita serahkan ke polres,†ungkap Kapolsek Busungbiu, AKP. Made Widana.
Aksi yang dilancarkan pelaku Desak Mayoni alias Dewa Deva berawal saat mengajak korban Sekar bermain ke rumahnya.
â€Korban tidak merasa curiga dengan ajakan pelaku untuk main ke rumahnya, namun di saat mendapatkan kesempatan, tiba-tiba saja pelaku menarik korban dan melorotkan celana dalam korban selanjutnya secara paksa melakukan perbuatan cabul itu,†ujar Widana.
Informasi yang berkembang atas kasus perbuatan cabul tersebut di Desa Pelapuan menyatakan, antara korban Sekar dengan pelaku Desak Mayoni alias Dewa Deva yang berpenampilan tomboy (seperti laki-laki, red) telah berpacaran sejak satu bulan lalu.
â€Awalnya sekar ini pacaran dengan adik pelaku, tapi putus dan bertemu dengan pelaku yang berpenampilan tomboy, sehingga kepincut dan mereka berpacaran,†ujar seorang pemuda di Desa Pelapuan.
Diduga lantaran kecewa mengetahui pacarnya seorang perempuan, Sekar yang telah berpacaran dan kerap melakukan adegan ciuman itu melaporkannya ke polisi, namun pelaku yang mengetahui dilaporkan kabur ke Klungkung dan selanjutnya dijemput paksa polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (sas)
“Kasus pencabulan ini sudah kita limpahkan ke Mapolres, sebab dalam penyidikan memerlukan penanganan yang khusus dan harus ditanggani oleh polwan, sehingga setelah pelaku kita tangkap karena sempat melarikan diri, kita serahkan ke polres,†ungkap Kapolsek Busungbiu, AKP. Made Widana.
Aksi yang dilancarkan pelaku Desak Mayoni alias Dewa Deva berawal saat mengajak korban Sekar bermain ke rumahnya.
â€Korban tidak merasa curiga dengan ajakan pelaku untuk main ke rumahnya, namun di saat mendapatkan kesempatan, tiba-tiba saja pelaku menarik korban dan melorotkan celana dalam korban selanjutnya secara paksa melakukan perbuatan cabul itu,†ujar Widana.
Informasi yang berkembang atas kasus perbuatan cabul tersebut di Desa Pelapuan menyatakan, antara korban Sekar dengan pelaku Desak Mayoni alias Dewa Deva yang berpenampilan tomboy (seperti laki-laki, red) telah berpacaran sejak satu bulan lalu.
â€Awalnya sekar ini pacaran dengan adik pelaku, tapi putus dan bertemu dengan pelaku yang berpenampilan tomboy, sehingga kepincut dan mereka berpacaran,†ujar seorang pemuda di Desa Pelapuan.
Diduga lantaran kecewa mengetahui pacarnya seorang perempuan, Sekar yang telah berpacaran dan kerap melakukan adegan ciuman itu melaporkannya ke polisi, namun pelaku yang mengetahui dilaporkan kabur ke Klungkung dan selanjutnya dijemput paksa polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (sas)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1349 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1032 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 873 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 777 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026