Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Dilarang Masuk Mapolres, Wartawan Protes
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Wartawan yang biasa bertugas di Polres Tabanan hari ini protes karena dilarang masuk Mapolres. Para kuli tinta ini merasa kaget karena selama ini telah membina hubungan baik dengan jajaran Polres Tabanan.
“Attention Press No Entry†(Perhatian Wartawan Dilarang Masuk)
sepenggal kalimat di atas papan tersebut terpasang di tembok tangga menuju lantai dua Mapolres Tabanan.
Beberapa wartawan yang ingin menuju lantai dua menghentikan
Langkahnya. Tulisan warna hitam dan merah itu membuat wartawan balik kanan dan mengurungkan niatnya ke lantai dua.
Perlu diketahui di lantai dua terdapat ruangan Kasatreskrim dan Kasatnarkoba. "Ada apa ini, kita kok dilarang masuk,"jelas salah satu wartawan lokal. Karena kesal para kuli tinta itupun balik kanan dan pergi meninggalkan markas Polres.
Entah apa maksud dipasangnya tulisan ini, yang jelas ini sedikit membuat para wartawan merasa kaget. Pasalnya selama ini hubungan wartawan dengan Mapolers terjalin dengan baik.
Kapolres Tabanan AKBP Onto Cahyono yang dihubungi lewat telpon mengaku tidak tahu. Dia malah menyuruh menanyakan hal itu ke Kasatreskrim Polres Tabanan. "Lho masak ada tulisan seperti itu, saya malah baru tahu dari saudara," jelas Onto.
Dia pun menganjurkan menanyakan hal itu kepada Kasatreskrim AKP Leo Martin Pasaribu. Sejauh ini Kasatreskrim maupun Kasatnarkoba Polres Tabanan belum bisa dihubungi. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 461 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 378 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 371 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik