Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Dilarang Masuk Mapolres, Wartawan Protes
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Wartawan yang biasa bertugas di Polres Tabanan hari ini protes karena dilarang masuk Mapolres. Para kuli tinta ini merasa kaget karena selama ini telah membina hubungan baik dengan jajaran Polres Tabanan.
“Attention Press No Entry†(Perhatian Wartawan Dilarang Masuk)
sepenggal kalimat di atas papan tersebut terpasang di tembok tangga menuju lantai dua Mapolres Tabanan.
Beberapa wartawan yang ingin menuju lantai dua menghentikan
Langkahnya. Tulisan warna hitam dan merah itu membuat wartawan balik kanan dan mengurungkan niatnya ke lantai dua.
Perlu diketahui di lantai dua terdapat ruangan Kasatreskrim dan Kasatnarkoba. "Ada apa ini, kita kok dilarang masuk,"jelas salah satu wartawan lokal. Karena kesal para kuli tinta itupun balik kanan dan pergi meninggalkan markas Polres.
Entah apa maksud dipasangnya tulisan ini, yang jelas ini sedikit membuat para wartawan merasa kaget. Pasalnya selama ini hubungan wartawan dengan Mapolers terjalin dengan baik.
Kapolres Tabanan AKBP Onto Cahyono yang dihubungi lewat telpon mengaku tidak tahu. Dia malah menyuruh menanyakan hal itu ke Kasatreskrim Polres Tabanan. "Lho masak ada tulisan seperti itu, saya malah baru tahu dari saudara," jelas Onto.
Dia pun menganjurkan menanyakan hal itu kepada Kasatreskrim AKP Leo Martin Pasaribu. Sejauh ini Kasatreskrim maupun Kasatnarkoba Polres Tabanan belum bisa dihubungi. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan