Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Diserang di Laut, Peselancar Kalahkan Hiu Macan
hawaii
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Kilauea, Hawaii. Peselancar Hawaii yang diserang ikan hiu, balik melawan dengan mencolok mata ikan predator itu.
Jeff Horton, 25 tahun, sedang duduk di atas papan selancarnya di lepas pantai Pila’a, dekat Kilauea, pada Minggu pagi (20/10/2013). Saat itu matanya tertuju pada obyek yang mendekatinya dengan kecepatan tinggi. Kontan Jeff mengangkat kaki kirinya dari air, tulis koran lokal The Garden Island, Rabu (23/10/2013).
Jeff Horton bilang, hiu macan itu lalu menyundul-nyudul papan selancarnya, dan perlawanannya pun dimulai. “Saya menonjok ikan itu sekuat-kuatnya,” katanya.
Horton yang bekas petinju itu mengatakan, hiu macam ini kontan kabur setelah ia melayangkan bogem mentah kearah mata ikan predator itu. “Akhirnya saya bisa menonjok mata ikan itu,” katanya. “Beberapa pukulan saya benar-benar telak menyasar mata ikan besar itu.”
Horton akhirnya kembali berselancar di perairan pantai yang berbeda pada Senin pekan ini, tapi ia mengistirahatkan papan selancarnya, karena ada bekas gigitan rahang hiu macan itu.
“Papan selancar itu mau saya tempel di dinding saja,” ucapnya sambil terkekeh. [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2494 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1942 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun