Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Drone Raksasa Mengudara di Langit Klungkung
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Drone raksasa berupa Taksi terbang EHang 216 resmi melakukan Demo Flight di langit Desa Tegal Besar, Klungkung.
Saat ini kendaraan udara otonom berpenumpang tersebut sedang menunggu tahap agar bisa resmi mengudara di langit Indonesia.
EHang 216 ini diharapkan menjadi pionir inovasi serta implementasi kota pintar berbasis digital dan juga menjadi solusi mobilitas yang efisien dengan harga yang terjangkau.
Hal itu disampaikan, Presiden Direktur Prestige Image Motocars Rudy Salim dalam kesempatan tersebut, Jumat (26/11).
"EHang ini nantinya dapat menempuh daerah terpencil dan dapat menjadi solusi akses jalur darat sehingga dapat meningkatkan produktifitas serta mendukung kesehatan di Indonesia karena aman dari polusi," jelasnya.
Taksi terbang EHang 216 ini nantinya apat mengantar penumpang di area perkotaan dengan memanfaatkan jaringan internet 4G dan 5G dan dikendalikan oleh pilot di darat.
Spesifikasi EHang 216, bisa terbang sejauh 30 km, mengangkat beban maksimal 220 dengan kecepatan maksimal 130 km/jam.
Ehang 216 tersebut memiliki lebar 5,6 meter, dan tinggi 1,7 meter. EHang 216 termasuk salah satu kategori Autonomous Aerial Vehicle (AAV), vertical take-off and landing (VTOL).
Selanjutnya, Ketua Ikatan Motor Indonesia atau IMI sekaligus Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI,Bambang Soesatyo (Bamsoet) menjelaskan, EHang 216 ini akan menjadi moda transportasi modern yang akan mengubah gaya hidup, drone ini akan menjadi lifestyle orang orang Indonesia dan suatu saat nantinya tidak lengkap kalau tidak ada EHang di garasi rumah.
"EHang akan menjadi moda transportasi modern yang akan banyak membantu masyarakat Indonesia. Semoga dengan adanya teknologi ini dapat membantu dan menjadi sarana baru dalam membangkitkan pariwisata, penyelamatan medis, sektor logistic dan tentunya transportasi udara yang nyaman, aman, dan efektif," katanya.
Bamsoet melanjutkan, IMI memiliki visi misi mendorong percepatan bahan bakar listrik dan percepatan elektrik.
"Ini tantangan baru moda transportasi untuk pesawat berpenumpang tanpa pilot. Ini akan menjadi lifestyle anak muda dalam waktu mendatang dan saya yakin dan percaya visi dan misi kita sama dengan pemerintah dan akan mendapatkan dukungan dari pemerintah," ucapnya.
Sementara itu, wakil dari Kepala Direktorat Sertifikasi Pesawat Udara, Kementerian Perhubungan, Agustinus Budi Hartono menjelaskan, saat ini pihaknya telah mengembangkan dan merevisi tentang regulasi pesawat tanpa awak.
"Kami terus melakukan revisi aturan dan organisasi kami harapkan akhir tahun ini atau paling lambat quarter satu tahun depan sudah siap dan disahkan serta dapat langsung di sosialisasikan," pungkasnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan