Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Drone Ukraina Serang Dua Basis Militer di Rusia, Tiga Prajurit Tewas
beritabali.com/cnnindonesia.com/Drone Ukraina Serang Dua Basis Militer di Rusia, Tiga Prajurit Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ukraina melancarkan serangan udara menargetkan dua pangkalan militer di wilayah Rusia menggunakan pesawat tak berawak (drone) pada Senin (5/12). Pejabat senior Ukraina menuturkan drone diluncurkan dari wilayah dekat perbatasan dengan bantuan pasukan khsusus. Serangan ini menjadi yang paling berani dilancarkan Ukraina sejak negaranya diinvasi Rusia sembilan bulan lalu.
Sementara itu, Moskow menuturkan Kyiv menggunakan drone jet era Uni Soviet dan menargetkan pangkalan militer di Ryazan dan Engels, sekitar 483 kilometer dari perbatasan Ukraina. Rusia menuturkan pasukannya telah mencegat drone Ukraina itu meski mengakui serangan musuh itu telah merusak dua pesawat tempur.
Lapangan terbang Engels di dekat Sungai Volga, selatan Rusia, adalah pangkalan yang menjadi rumah bagi beberapa pesawat pengebom jarak jauh Negeri Beruang Merah yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Sejumlah pesawat Tupolev-160 dan Tupolev-95 diparkir di pangkalan itu.
Pejabat Ukraina mengklaim pangkalan Engels menjadi salah satu basis Rusia melancarkan serangan udara ke negaranya selama invasi berlangsung. Dilansir The New York Times, drone Ukraina juga menerjang pangkalan militer Rusia Dyagilevo di pusat Kota Ryazan, sekitar 160 kilometer dari Ibu Kota Moskow.
Kantor berita Rusia, RIA Novosoti, menuturkan tiga personel militer tewas dan empat lainnya terluka akibat serangan ke Dyagilevo. Serangan drone Ukraina ini menandakan pasukan pemerintahan Presiden Volodymyr Zelensky yang semakin gigih melakukan perlawanan hingga berani menyerang wilayah Rusia.
Gempuran Ukraina ini dinilai sejumlah ahli perang dapat meningkatkan eskalasi pertempuran dengan Rusia. Tak lama dari serangan drone Ukraina, Rusia mengirim rentetan rudal ke kota-kota negara eks Uni Soviet itu hingga membuat pemadaman listrik di sejumlah wilayah kala musim dingin berlangsung.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4505 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2319 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1959 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1590 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1035 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun