Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Dua Helikopter Militer AS Tabrakan Saat Latihan di Kentucky
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua helikopter Angkatan Darat Amerika Serikat dilaporkan tabrakan kala melakukan latihan di negara bagian Kentucky, Rabu (29/3) malam.
Baca juga:
Arab Saudi Resmi Jadi 'Sekutu' Cina-Rusia
New York Times melaporkan belum diketahui apakah ada korban dalam kecelakaan tersebut. Namun, sejumlah laporan di media sosial memaparkan ada korban tewas meski belum dapat dipastikan berapa jumlahnya.
Juru bicara Angkatan Darat Nondice L Thurman mengatakan belum pula diketahui status dari kru helikopter itu dan jumlah orang yang menumpang dua helikopter tersebut.
Sementara itu, Gubernur Kentucky, Andy Beshear, mengaku telah mendengar kabar mengenai kecelakaan tersebut. Ia juga menduga bakal ada korban jiwa dalam insiden itu.
"Kami mendapat kabar sedih dari Fort Campbell, dengan laporan awal ada kecelakaan helikopter dan korban jiwa diperkirakan bakal terjadi," kata Beshear dalam kicauannya di Twitter, Kamis (30/3), seperti dikutip Reuters.
Mengutip Reuters, militer AS mengabarkan tabrakan terjadi sekitar pukul 10 malam waktu setempat.
Dua helikopter jenis HH60 Blackhawk dilaporkan jatuh di Trigg County, Kentucky kala latihan rutin.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4470 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2264 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1568 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1247 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1018 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun