Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Erdogan Tolak Finlandia-Swedia Gabung NATO
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, bersikeras tidak akan menerima Finlandia dan Swedia untuk masuk menjadi anggota Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Turki menolak keanggotaan Finlandia dan Swedia di NATO karena dua negara itu dituduh melindungi pemberontak Kurdi.
Ankara memang memberi label pemberontak Kurdi sebagai teroris dan negara yang melindungi mereka sebagai sponsor teroris.
Menurutnya, Finlandia dan Swedia menampung dan membiayai "teroris" hingga memasok mereka dengan senjata.
"NATO adalah aliansi keamanan dan kami tidak dapat menerima teroris berada di dalamnya," ucap Erdogan seperti dikutip Reuters.
Turki sebelumnya juga menyampaikan kepada para pemimpin NATO untuk memenuhi permintaan Ankara terkait keanggotaan Finlandia dan Swedia. Erdogan pun kembali menegaskan jangan berharap ada perubahan dari Turki jika permintaan mereka tak dipenuhi.
Salah satu permintaan itu adalah pelarangan organisasi Kurdi separatis Turki di Swedia dan Finlandia. Turki juga meminya kedua negara itu melakukan ekstradisi para pemberontak Kurdi.
Erdogan merujuk pada tokoh-tokoh politik hingga aktivis yang dituding terkait upaya kudeta gagal pada 2016 dan lari ke luar negeri, termasuk Finlandia dan Swedia.
"Kami akan tetap menerapkan kebijakan kami dengan cara yang pasti. Kami telah mengatakan kepada sekutu bahwa kami tetap akan menolak keanggotaan Finlandia dan Swedia. Dan itu akan tetap seperti itu," kata Erdogan dalam sebuah video yang diunggah di akun Twitternya Kamis (19/5).
Sebelumnya, Erdogan juga telah meminta anggota NATO lain untuk menghargai posisinya dalam hal ini, terutama soal kekhawatiran keamanan jika Finlandia dan Swedia masuk aliansi itu.
Erdogan mengatakan delegasi Finlandia dan Swedia tidak usah repot-repot berkunjung ke Ankara untuk melobi Turki agar melunak soal keanggotaan mereka di NATO. Turki sendiri merupakan salah satu anggota NATO dan menjadi salah satu penentu keanggotaan Finlandia dan Swedia di aliansi tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4463 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2231 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1561 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1013 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 949 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun