Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Festival Tanah Lot Target Kunjungan Hingga 8 Ribu Tiap Hari
BERITABALI.COM, TABANAN.
Festival Tanah Lot atau Tanah Lot Art & Festival ke-5 dibuka oleh Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya pada Jumat (23/8).
Pada pembukaan ini diawali dengan parade budaya gebogan dari Desa Adat di Kecamatan Kediri. Pengelola menargetkan tingkat kunjungan hingga 8 ribu orang setiap harinya.
"Pada tiga hari di gelarnya Festival Tanah Lot Art & Festival ke-5 , DTW Tanah Lot menargetkan 8 ribu pengunjung per-hari, " kata Sanjaya.
Selain acara budaya dan penampilan musik, pengelola Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot juga menyediakan stand makanan khas Tabanan di beberapa area acara.
Bupati Sanjaya mengatakan, tujuan kembalinya di gelar festival ini adalah, bagian dari upaya melestarikan kekayaan tradisi, adat, seni dan budaya di Kabupaten Tabanan.
"Yang menjadi fokus saat kembali digelarnya Tanah Lot Art & Festival ke-5 ini sebuah perayaan budaya yang akan ditampilkan mulai sore ini hingga 25 Agustus 2024 mendatang,"ujarnya.
Bupati Gede Sanjaya memberikan dukungan penuh terhadap Tanah Lot Festival 2024 dan apresiasi terhadap kembali digelarnya festival ini.
“Saya sangat mengapresiasi tema festival tahun ini, ‘Pancaka Tirta.’ Tabanan dikenal dengan kehidupan perairannya, dan tema ini sangat relevan dengan identitas kami, "kata Bupati Sanjaya.
Bupati Sanjaya menambahkan, bahwa festival ini selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tabanan Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Tabanan era baru yang aman unggul dan madani.
“Festival ini berkorelasi dengan visi dan misi kami untuk melestarikan adat, agama, seni, dan budaya. Kami memiliki lima program utama dalam misi kami, dan festival ini mencakup semua aspek tersebut,” ujarnya.
Sementara Kadiv Promosi dan Pengembangan DTW Tanah Lot I Wayan Sanjaya Tampi menjelaskan, mengenai konsep dan persiapan festival ini tujuannya untuk mengangkat dan merayakan kearifan lokal.
"Mengambil tema “Pancaka Tirta” yang memiliki makna Menjaga dan Merawat Sumber Kehidupan. Dalam penyelenggaraan yang ke – 5 ini, berkorelasi dengan sumber kehidupan di tanah Tabanan yakni air atau laut," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan