Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Gagal Rampas Motor Bule, Pelaku Begal Sasar Mahasiswa
BERITABALI.COM, NTB.
Satu pelaku begal motor inisial KT alias Bengkok (20 tahun) warga Dusun Ameng, Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut ditangkap oleh Polsek Kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Jumat (14/4) dini hari.
Dua pelaku begal di Jalan Raya Awang Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah tersebut merampas motor Scoopy milik seorang mahasiswa dan menjualnya seharga Rp1,5 juta.
Kapolsek Kawasan Mandalika, AKP I Made Dimas Widyantara mengungkapkan, pelaku Bengkok dan J yang masih buron pada awalnya tidak menyasar mahasiswa tersebut sebagai korban begal.
"Awalnya mereka sempat merampas sepeda motor milik bule namun tidak berhasil karena masyarakat ramai," jelas Kapolsek Made Dimas, Sabtu (15/4).
Akhirnya dua pelaku ini melarikan diri hingga menemukan korban mahasiswa tersebut. Satu pelaku begal lainnya, inisial J yang beraksi bersama bengkok masih dalam buruan.
Kapolsek Kawasan Mandalika AKP I Made Dimas Widyantara menguraikan para pelaku ini beraksi dengan modus menghentikan pengendara sambil berpura-pura bertanya.
"Dilakukan dengan cara menghadang korban," ucapnya.
Dimas menjelaskan Bengkok dan J beraksi pada Sabtu (25/3) petang sekira pukul 21.00 WITA. Dua pelaku ini saat itu menghentikan korban yang hendak pergi bermain futsal ke Dusun Kelekuh, Desa Mertak.
Tiba di Jalan Raya Awang, korban yang masih mahasiswa ini dihentikan lalu ditanyai apakah mengenal seorang turis yang berada di Teluk Awang. Setelah menjawab, korban lalu ditimpali dengan todongan parang lalu diminta untuk menyerahkan motor yang ditungganginya.
Korban yang ketakutan lalu pasrah menyerahkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi DR 4226 MQ itu. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa Bengkok dan J yang diduga kuat sebagai pelakunya.
"Bengkok ini pelaku utamanya, dia yang menodongkan senjata tajam kepada korban," paparnya.
Setelah Bengkok ditangkap, penggerebekan berlanjut ke rumah pelaku J di Desa Bilelando, Praya Timur, Lombok Tengah.
"Kita masih buru karena yang bersangkutan tidak ada di tempat," ucap Dimas.
Dia memaparkan bahwa J memiliki peran sebagai orang yang menjual sepeda motor hasil begal tersebut.
"J menjualnya seharga Rp1,5 juta dan pelaku Bengkok mendapat bagian Rp600 ribu," terang Dimas.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5859 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4606 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2215 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan