Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Gelar Permainan Tradisional Gangsing
BERITABALI.COM, TABANAN.
Petani kopi di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan tengah menunggu panen kopinya yang diperkirakan dua bulan lagi. Untuk mengisi waktu luang, warga setempat yang kebanyakan petani kopi menggelar permainan tradisional gangsing.
Hampir tiap hari peraminan ini digelar saat musim menunggu panen seperti sekarang ini. Apalagi musim panen berbarengan dengan musim liburan sekolah.Para pemainya bukanlah anak kecil melainkan kebanyakan orang dewasa.
Permainan gangsing biasanya digelar di halaman yang luas seperti halaman sekolah atau halaman rumah warga yang luas. Waktunya pun tidak pasti, kadang pagi, siang bahkan sore hari.
Kepala Desa Pujungan Gede Putu Santiartha menjelaskan permainan gangsing ini sudah ada sejak dirinya lahir bahkan orang tuanya juga sudah mengetahui adanya peramainan gangsing ini.Yang menerik permainan ini tidak digelar tiap tahun. Melainkan digelar setiap musim panen kopi atau hasil perkebunan lainnya tiba.“Yang jelas setiap petani mau panen kopi barulah permainan ini digelar,”jelasnya.
Ia pun tidak mengetahui kenapa pernainan gangsing ini dilakukan disaat menunggu hasil panen.“permainan ini sudah ada sejak turun temurun, bahkan bapak saya sudah menemukan seperti yang ada sekarang ini,”tambahnya.Dikatakanya, aturan peramainan gangsing di Desanya terdiri dari dua tim yang bermain. Yang masing-masing tim terdiri dari delapan orang. Tim yang berhasil memukul berutut-turut lima kali berhak mendapatkan satu poin.Penilaiannya dilakukan oleh seorang juri yang sengaja bertugas menilai permainan. Diakuinya, warga setempat sekarang kesulitan untuk mendapatkan kayu yang bagus untuk membuat gangsing.
“Kayu yang bagus untuk gangsing adalah kayu semagga (jeruk), keberadaan kayu ini sudah langka karena warga setempat sudah tidak ada yang berkebun jeruk,”pungkasnya. (nod)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6006 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2329 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan