Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Gelombang Tinggi, Nelayan di Tabanan Mencari Pekerjaan Tambahan
Jumat, 20 Juli 2018,
00:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Tingginya gelombang sejak seminggu lalu, para nelayan di Tabanan memutuskan untuk memarkir perahu dan mencari pekerjaan tambahan seperti buruh bangunan dan bertani.
[pilihan-redaksi]
"Sudah seminggu begini, kalau melaut sudah tidak memungkinkan," ungkap Wayan Bandem, salah satu nelayan di pantai Pasut, Kamis (19/7).
"Sudah seminggu begini, kalau melaut sudah tidak memungkinkan," ungkap Wayan Bandem, salah satu nelayan di pantai Pasut, Kamis (19/7).
Lebih lanjut ia mengatakan saat ini gelombang tinggi mencapai 3-4 meter sehingga tidak berani menerobos. Apalagi disertai angin kencang sehingga niatnya untuk melaut ditunda. Ia pun berharap cuaca segera stabil agar bisa menangkap ikan layur yang memang saat ini belum musim.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tabanan, I Ketut Arsana Yasa menuturkan memang saat ini ribuan nelayan di Tabanan tidak melaut karena gelombang laut mencapai 3,5-4,5 meter. "Jadi lebih banyak nelayan terpaksa memarkir perahu mereka," jelasnya.
Padahal, menurutnya minggu lalu tinggi gelombang hanya mencapai 2,5 - 3 meter. Ia berharap mudah-mudahan cuaca cepat stabil kembali.
Ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk berhati hati ketika mandi di pinggir pantai karena dalam dua hari kedepan, gelombang laut masih tinggi, bahkan bisa mencapai 4 sampai 5 meter. “Untuk saat ini dan dua hari kedepan saya sarankan untuk lebih hati hati mandi di pinggir pantai,” tandasnya. (bbn/nod/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026