Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 3 November 2026
Gerindra Sebut Ada yang Kebakaran Brewok Ketika Prabowo, Jokowi dan Megawati Kumpul
Sabtu, 10 Agustus 2019,
20:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Partai Gerindra menilai ada pihak yang tak menyukai keintiman yang belakangan ditunjukkan oleh ketua umumnya Prabowo Subianto, Presiden terpilih Jokowi, dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
[pilihan-redaksi]
Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Andre Rosiade mengatakan, pihaknya merasakan respons positif dari masyarakat terhadap pertemuan yang dilakukan oleh Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri.
Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Andre Rosiade mengatakan, pihaknya merasakan respons positif dari masyarakat terhadap pertemuan yang dilakukan oleh Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri.
"Kami merasakan masyarakat mendukung pertemuan ini, masyarakat merespons baik bagi bangsa dan negara, karena kompetisi yang keras sudah selesai," kata Andre di Jakarta, Sabtu (10/8/2019) seperti dikutip dari Suara.com.
Hal itu diungkapkannya saat diskusi Perspektif Indonesia bertema "Membaca Arah Tusukan Pidato Mega" yang diselenggarakan Populi Center dan Smart FM Network.
Menurut dia, Prabowo, Jokowi, dan Megawati sebagai tokoh bangsa mencontohkan tradisi yang baik dengan bertemu, usai berkompetisi yang sempat meningkatkan ekskalasi politik.
Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra itu mengatakan, bahwa lima tahun lagi bangsa Indonesia akan kembali menghadapi kompetisi serupa sehingga perlu belajar dari konstelasi Pilpres 2019.
"Kalau kita tidak belajar, tidak bersatu lagi, para tokoh tidak mencontohkan, ini akan berbahaya bagi (pesta demokrasi) 2024. Karena itu, para tokoh sudah memberikan contoh baik," katanya.
Karena itu, Andre mengaku aneh jika pertemuan tokoh bangsa yang seharusnya diapresiasi, ternyata ada segelintir pihak yang justru merasa kebakaran jenggot.
"Seharusnya publik menyambut baik pertemuan ini. Ada keteladanan, contoh baik bagi bangsa. Di saat pertemuan tokoh yang baik, bagus, dapat respons baik dari rakyat, ternyata ada yang kebakaran brewok," ujarnya.
Ia menambahkan, selama ini Prabowo dan Mega punya modal kedekatan secara personal dan kekeluargaan, dan mereka berdua juga tidak punya masalah apapun meski berbeda pilihan politik.
[pilihan-redaksi2]
"Pak Prabowo kembali ke Indonesia dibantu Bu Mega dan almarhum Pak Taufik Kiemas. Tidak bisa Pak Prabowo melupakan sejarah itu. Lalu, beliau berdua pernah maju sebagai kandidat presiden dan wakil presiden, Mega-Pro," katanya.
"Pak Prabowo kembali ke Indonesia dibantu Bu Mega dan almarhum Pak Taufik Kiemas. Tidak bisa Pak Prabowo melupakan sejarah itu. Lalu, beliau berdua pernah maju sebagai kandidat presiden dan wakil presiden, Mega-Pro," katanya.
Jangan kemudian kehangatan hubungan itu disalahartikan bahwa Gerindra sudah pasti masuk ke dalam kabinet atau pemerintahan, katanya.
Seusai Pilpres 2019, Prabowo mengawali pertemuannya dengan Jokowi di MRT, Sabtu (13/7), kemudian Prabowo juga bertemu dengan Megawati, Rabu (24/7), di kediaman putri Bung Karno itu.
Setelah itu, Prabowo kembali memenuhi undangan Megawati untuk menghadiri pembukaan Kongres V PDIP di Bali. (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 547 Kali
04
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 399 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 399 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026