Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Groundbreaking GWK Berlangsung Meriah
Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Ungasan. Patung Garuda Wisnu Telah telah melalui prosesi Groundbreaking Ceremony atau Prosesi Peletakan Batu Pertama. Dalam acara yang dihadiri oleh ratusan undangan tersebut dihadiri pula oleh Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, Kapolda Bali, Irjen Polisi Drs. Arif Wachyunadi, serta Bupati Badung, A.A Gde Agung.
Dalam sambutannya, seniman pembuat patung GWK yakni Nyoman Nuarta mengatakan bahwa GWK dirancang bukan hanya untuk rakyat Bali, Nusantara, namun juga untuk Internasional. Menurutnya, hampir semua negara-negara di dunia ini sudah melupakan kebudayaan, padahal kebudayaan itu merupakan salah satu jati diri suatu bangsa.
Nuarta Menambahkan, melalui GWK kita bisa menyodorkan kepada dunia bahwa kita memiliki konsep budaya yang unik.
"Dengan demikian bangsa-bangsa di dunia akan lebih saling mengerti dan ketegangan-ketegangan di dunia bisa mereda," ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, sebagai orang Bali dirinya berharap proyek ini dilaksanakan dari hati yang tulus dan suci, bukan untuk mengejar profit semata. "Saya harap GWK bisa memberikan vibrasi kesucian bagi Bali, Indonesia, dan dunia," ujar Mangku Pastika dalam kata sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan kepada para investor agar membangun Bali, bukan membangun di Bali. "Mari membangun Bali dengan segenap isinya. Bukan membangun di Bali, setelah dibangun meraup untung lalu pergi," tegas Mangku Pastika.
Usai jamuan makan malam, para tamu undangan yang hadir disuguhi berupa pementasan Kecak Rina yang tampil memukau. Gelaran ini juga didukung dari beberapa artis diantaranya Dewa Budjana, Tri Utami dan Maya Hasan. Serangkaian upacara diakhiri dengan atraksi kembang api diiringi lagu "Padamu Negeri". (eja)
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli