Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Hanya Dua Jam, Ribuan Tikus Dibantai
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ribuan tikus di subak Ancak Beja, Desa Kuwum, Kecamatan Marga berhasil di bantai saat pengropyokan yang dilakukan masyarakat subak setempat, Jumat (15/5).
Pemburuan hama tikus yang diawali pukul 7.00 Wita dalam dua jam saja sudah mampu membantai sekitar 1.050 ekor tikus. Sebelum melakukan pembantaian terhadap tikus yang telah mengakibatkan 96 hektar sawah setempat gagal panen hingga tiga kali.
Diawali dengan melakukan persembahyangan oleh warga subak setempat. Aksi pemburuan hama tikus dilakukan dengan dua cara pertama dilakukan dengan penggalian dengan cangkul, sedangkan cara lain dengan menggunakan asap belerang.
Dua cara itu mampu membuat tikus-tikus tersebut keluar dari persembunyiannya. Tak pelak warga yang tengah mengunggu di kantong-kantong persembunyian berhamburan keluar, saat itulah petani setempat membantai tikus-tikus tesebut hingga mati.
“upaya pembantaian ini merupakan jalan terakhir yang kami lalukan, karena sebelumnya upaya seperti menggunakan pestisida maupun upacara niskala namun hama tikus masih saja merajalela,” jelas salah satu petani setempat. Setelah dibantai, bangkai tikus tersebut kemudian diupacarai kemudian di kubur.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5981 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan