Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 4 Agustus 2026
Hindari Penangkapan, 40 Curik Bali yang Dilepasliarkan Dipasang Microchip
Jumat, 26 April 2019,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Beritabali.com, Gianyar. Sebagai upaya menjaga kelestarian Curik Bali salah satu Lembaga Konservasi (LK) di Bali, Bali Safari melepasliarkan sebanyak 40 ekor Curik Bali atau dalam bahasa latinnya (Leucopsar rothschildi).
[pilihan-redaksi]
Curik Bali merupakan jenis burung populasi alaminya hanya ditemukan di Pulau Bali (endemik) ini saat ini tengah menghadapi ancaman kepunahan di alam, akibat kerusakan habitat. Dalam pelepasliaran 40 Curik Bali yang sebagian besar berjenis kelamin betina ini badan burung-burung terpasang Mikrochip. Nantinya, jika ada orang menangkap akan diketahui posisi burung tersebut berada. Dalam chip tersebut juga telah terdapat data-data dari masing-masing burung tersebut.
Curik Bali merupakan jenis burung populasi alaminya hanya ditemukan di Pulau Bali (endemik) ini saat ini tengah menghadapi ancaman kepunahan di alam, akibat kerusakan habitat. Dalam pelepasliaran 40 Curik Bali yang sebagian besar berjenis kelamin betina ini badan burung-burung terpasang Mikrochip. Nantinya, jika ada orang menangkap akan diketahui posisi burung tersebut berada. Dalam chip tersebut juga telah terdapat data-data dari masing-masing burung tersebut.
"Upaya peningkatan populasi Curik Bali di alam melalui pelepasliaran telah dilaksanakan berulang kali. Akan tetapi, upaya tersebut belum menunjukkan peningkatan jumlah yang signifikan. Maka dari itu, kami melakukan pelepasliaran yang dilakukan saat ini," jelas Direksi Taman Safari Indonsia yang juga menjabat sebagai Ketua APCB (Asosiasi Pelestarian Curik Bali), Tonni Sumampau, Jumat (26/4) di Desa Lebih, Kabupaten Gianyar.
Menurutnya tantangan utama dalam pelepasliaran bukan saja berkaitan dengan daya dukung habitat yang rendah, tetapi bagaimana meningkatakan daya adaptasi Curik Bali terhadap habitatnya.
[pilihan-redaksi2]
"Ini benar-benar menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang tidak mudah. Hal ini karena, program pengembangbiakan Curik Bali yang selama ini berjalan masih merujuk pada kuantitas belum mencapai kualitas individu," ujarnya.
"Ini benar-benar menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang tidak mudah. Hal ini karena, program pengembangbiakan Curik Bali yang selama ini berjalan masih merujuk pada kuantitas belum mencapai kualitas individu," ujarnya.
Dilanjutkan, pelepasliaran dikawasan Lembaga Konservasi di Bali Safari dilakukan karena telah melalui kajian habitat sebelumnya. Di dalam kawasan Bali Safari. Ada sebanyak 38 spesis burung dari 19 famili dapat ditemukan.
"Kawasan ini, memiliki daya dukung yang baik bagi perkembangbiakan Curik Bali kedepannya," sebutnya. (bbn/aga/rob)
Berita Gianyar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 474 Kali
02
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 367 Kali
03
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 312 Kali
04
05
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 227 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026