Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Hujan Turun Tidak Menentu di Bali, Begini Penjelasan BMKG

Sabtu, 8 April 2023, 19:23 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Hujan Turun Tidak Menentu di Bali, Begini Penjelasan BMKG.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Prakirawan Cuaca Balai Besar Meteorologi Klimatologi Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Putu Agus Dedy Permana menyebut kondisi cuaca yang tidak menentu di Bali disebabkan karena wilayah Bali berada dalam musim peralihan dari musim penghujan ke kemarau.

"Kondisi ini terjadi karena saat ini wilayah Bali diperkirakan sedang berada dalam musim peralihan dari musim penghujan ke kemarau. Kondisi ini masih tergolong normal di musim peralihan," jelasnya, Sabtu (8/4/2023) di Kuta, Badung.

Dirinya menyebutkan, untuk saat ini secara umum wilayah Bali masih berpotensi hujan di sebagian besar wilayahnya terutama di Bali bagian utara, tengah, dan timur.

Sedangkan untuk keadaan gelombang laut saat ini masih tergolong normal. Namun perlu diwaspadai ketinggian gelombang laut mencapai 2 meter di Perairan selatan Bali.

Ia mengingatkan masih ada potensi potensi cuaca buruk sehingga masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan kilat atau petir. 

"Agar selalu memperhatikan Informasi BMKG khususnya peringatan dini cuaca atau iklim ekstrem," ucapnya.

Masyarakat umum, Nelayan dan Pelaku Kegiatan Wisata Bahari agar mewaspadai potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di sekitar perairan selatan Bali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami