Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Ibu Rumah Tangga Tewas Tersambar Petir
BERITABALI.COM, NTB.
Nurhayati (44 tahun), seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Karang Seme di Dusun Majalangu, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Provini Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggal dunia dengan luka bakar di bagian dada.
Menurut keterangan warga setempat, wanita tersebut meregang nyawa akibat tersambar petir. Kejadian terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, saat korban sedang memasukkan sapi ke kandang miliknya.
Polisi yang mendapat informasi tersebut langsung melakukan olah TKP di sekitar kandang Sapi, tempat IRT tersebut meregang nyawa.
Di lokasi kejadian Polisi menemukan sebuah pohon kelapa yang terkelupas batangnya dari atas hingga bawah, seperti habis terkena sayatan. Warga sekitar menduga, bekas sayatan yang ada di pohon kelapa itu merupakan akibat sambaran petir juga.
Kepala Kepolsian Resor (Kapolres) Lombok Utara (Lotara) melalui Kapolsek Tanjug AKP Wahono Brurie Cahyono SH membenarkan kejadian tersebut, berdasarkan keterangan warga dan hasil pemeriksaan TKP, dia yakin bahwa IRT tersebut meninggal akibat di sambar petir.
"Mendengar keterangan sejumlah warga dan tanda-tanda kejadian di TKP, IRT tersebut meninggal akibat tersambar petir," kata Wahono, kepada media di TKP, Selasa (29/6).
Dijelaskan, sesaat setelah bunyi petir yang menggelegar pada saat hujan lebat di KLU, IRT tersebut langsung terkapar di dekat kandang sapinya, warga sekitar langsung membawa IRT itu ke Rumah Sakit namun nyawanya tetap tidak tertolong.
Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Keluarga mengikhlaskan kepergian wanita tersebut.
"Kami sempat menawarkan untuk dilakukan Otopsi namun ditolak keluarganya, mereka sudah mengikhlaskan kepergian keluarganya itu," pungkasnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 460 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 364 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 310 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun