Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Industri Manufaktur di Bali: IBS Tumbuh 8,38%, IMK 8,95%
Sabtu, 4 Agustus 2018,
15:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Bali mencatat produksi manufaktur besar dan sedang (IBS) provinsi Bali triwulan II tahun 2018 tumbuh sebesar 8,38% sedangkan Industri manufaktur Mikro dan Kecil (IMK) tumbuh 8,95%.
[pilihan-redaksi]
Data BPS menyebutkan angka pertumbuhan IBS tersebut merupakan di atas rata-rata nasional sebesar 1,49% pada periode yang sama. Sedangkan secara jika dibandingkan tahun lalu tumbuh sebesar 2,89%. Angka ini lebih rendah dari pertumbuhan nasional yakni sebesar 4,36% pada periode yang sama.
Data BPS menyebutkan angka pertumbuhan IBS tersebut merupakan di atas rata-rata nasional sebesar 1,49% pada periode yang sama. Sedangkan secara jika dibandingkan tahun lalu tumbuh sebesar 2,89%. Angka ini lebih rendah dari pertumbuhan nasional yakni sebesar 4,36% pada periode yang sama.
Sebagian besar produksi IBS di provinsi Bali pada triwulan II-2018 tercatat mengalami pertumbuhan positif diantaranya; industri makanan tumbuh sebesar 21,06%, industri pengolahan lainnya sebesar 9,28%, industri minuman 7,65%, industri kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furnitur) dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya tumbuh 0,93%, dan industri pakaian jadi tumbuh sebesar 0,27%. Sedangkan produksi IBS pada triwulan II-2018 yang mengalami pertumbuhan negatif hanya industri tekstil dengan minus 4,24%.
Sementara itu produksi industri manufaktur mikro dan kecil (IMK) provinsi Bali pada triwulan II tahun 2018 tumbuh sebesar 8,95%. dibandingkan dengan triwulan I tahun 2018. Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan nasional yang tercatat 1,34% pada periode yang sama.
Pertumbuhan produksi IMK Bali yang memberikan kontribusi positif diantaranya; industri makanan sebesar 37,55%, industri kayu dan gabus (tidak termasuk furnitur) dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya tumbuh sebesar 0,15%, Sedangkan produksi IMK di provinsi Bali triwulan II-2018 yang mengalami pertumbuhan negatif diantaranya; industri kulit dan alas kaki tercatat minus 13,43% dan industri furnitur tercatat minus 8,05%. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8480 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5829 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026