Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Israel Serang Gaza Saat Ramadan, 52 Orang Tewas Dalam 24 Jam
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pasukan Israel terus menyerang sejumlah wilayah di Gaza Palestina saat momen Ramadan, hingga menyebabkan 52 orang tewas dalam 24 jam terakhir.
Menurut laporan Al Jazeera Senin (24/3), pasukan Israel menyerang di Deir El Balah, Pusat Gaza. Gempuran ini menyebabkan 22 orang tewas.
Tentara Israel juga menyerang Rafah, Gaza selatan, dan menyebabkan 30 orang meninggal.
Salah satu warga Rafah, Abu Khaled, mengatakan pengeboman selalu terjadi di Rafah.
"Kami takut tank akan berdatangan. Kemarin 24 jam terakhir terburuk sejak kami pindah ke Rafah," ujar Khaled.
Sejauh ini, tercatat dua juta jiwa mengungsi di Rafah karena agresi Israel.
Di Rafah, kata Khaled, warga hidup dalam ketakutan, kelaparan, dan tak memiliki tempat tinggal.
"Masa depan kami tak jelas. Tanpa kesepakatan gencatan senjata segera, kami mungkin akan mati atau diusir ke tempat lain. Mungkin ke utara dan mungkin ke selatan [Mesir]," ujar dia.
Israel melancarkan agresi ke Palestina sejak 7 Oktober. Mereka juga mendeklarasikan perang melawan Hamas.
Selama agresi, mereka menggempur habis-habisan warga dan objek sipil seperti rumah sakit hingga kamp pengungsian.
Hingga kini, total korban tewas imbas agresi Israel mencapai lebih dari 32.300, mayoritas anak dan perempuan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 483 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 367 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 312 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 227 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun